Suara.com - Juru Bicara DPP PSI Sigit Widodo menyentil Menteri Perdangangan (Mendag) Muhammad Lutfi atas persoalan kelangkaan minyak goreng di Tanah Air. Ia juga memuji sikap Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, DPR sebelumnya telah melayangkan panggilan kepada Mendag Lutfi sebanyak dua kali. Namun, menteri Jokowi itu tidak pernah hadir.
Sigit pun mengatakan bahwa PSI meminta Mendag Lutfi segera menjelaskan polemik minyak goreng tersebut.
"Sebaiknya Menteri Lutfi memenuhi undangan DPR. Sebab, salah satu fungsi DPR RI ialah pengawasan," ujar Sigit, Selasa (15/3).
Sigit menjelaskan langkah DPR sudah sangat tepat demi meminta keterangan Mendag Lutfi. Sebab, polemik minyak goreng semakin membuat masyarakat sengsara dengan kelangkaan dan harganya yang mencekik.
"Sudah selayaknya DPR RI memanggil Menteri Perdagangan terkait carut-marut distribusi minyak goreng di tanah air yang memang membuat sengsara rakyat kecil," jelasnya.
Seperti diketahui, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menekankan pihaknya akan memanggil paksa Mendag Lutfi jika dirinya kembali absen dalam rapat bersama DPR mendatang.
Peringatan ini disampaikan Dasco dalam rapat paripurna pembukaan masa sidang IV tahun 2021-2022 di Gedung DPR Senayan, Senin (15/3).
Dia juga menyayangkan Mendag Lutfi dua kali absen rapat dengan DPR di tengah berbagai permasalahan bahan pangan, terutama kelangkaan minyak goreng.
Baca Juga: Atasi Kelangkaan, Pemkab Bangka Barat Kerjasama dengan Produsen Minyak Goreng di Banyuasin
"Apabila dalam undangan yang ketiga masih ada alasan, DPR akan menggunakan aturan dan kewenangan yang ada untuk memanggil paksa Mendag di DPR," kata Dasco.
Berita Terkait
-
Atasi Kelangkaan, Pemkab Bangka Barat Kerjasama dengan Produsen Minyak Goreng di Banyuasin
-
Logo Halal Baru Dianggap Terlalu Rumit, Politisi PKS Singgung Soal Tingkat Pendidikan Orang Indonesia
-
HET Dicabut, Minimarket Masih Jual Minyak Goreng Kemasan Premium Rp 14 Ribu per Liter
-
Kunjungi Pasar Bantargebang, Kapolri Listyo Sigit Temukan Fakta Soal Stok Minyak Goreng di Bekasi
-
Jokowi Gelar Rapat Soal Minyak Goreng, Warganet Rewel Minta Menteri Ini Dipecat
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Program Pemagangan Nasional Kemnaker Perkuat Keterampilan dan Pengalaman Kerja Peserta
-
Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda
-
Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran