Suara.com - Ukraina dilaporkan menyerahkan sembilan tentara Rusia yang ditangkap untuk memastikan pembebasan Wali Kota Melitopol, kata seorang pejabat senior Rabu (16/3/2022) malam.
“Ivan Fedorov dibebaskan dari penjara Rusia. Rusia menerima sembilan tentara yang ditangkap yang lahir pada tahun 2002 dan 2003. Ini sebenarnya adalah anak-anak,” Darya Zarivnaya, ajudan pers Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, dalam pidato di televisi sebagaimana dilansir dari laman kantor berita Anadolu, Kamis (17/3/2022).
Kepala Kantor Presiden Ukraina Andriy Yermak pada Rabu mengatakan bahwa Fedorov, yang diculik oleh tentara Rusia pada 11 Maret, telah dibebaskan.
Zelenskyy telah meminta bantuan dari kepala negara berbagai negara untuk pembebasan Fedorov
Perang Rusia-Ukraina, yang dimulai pada 24 Februari, telah menarik kecaman internasional, menyebabkan pembatasan keuangan di Moskow dan mendorong eksodus perusahaan global dari Rusia
Setidaknya 726 warga sipil telah tewas dan 1.174 terluka di Ukraina sejak awal perang, menurut PBB, sementara mencatat bahwa kondisi di lapangan membuat sulit untuk memverifikasi jumlah sebenarnya.
Lebih dari 3 juta orang juga telah melarikan diri ke negara-negara tetangga, kata badan pengungsi PBB.
Berita Terkait
-
BMW Pertahankan Ukraina Sebagai Pemasok Komponen untuk Jangka Menengah
-
Rusia Sita Ratusan Jet Milik AS dan Eropa
-
Akibat Invasi Rusia, Fasilitas Layanan Kesehatan di Ukraina Porak-Poranda
-
Ridwan Kamil Sebut Konflik Bersenjata Rusia-Ukraina Momentum Daerah Kembangkan Riset EBT
-
Telpon Jokowi, Presiden China Bahas Soal Proyek Kereta Api Cepat hingga Krisis di Ukraina
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru