Suara.com - Ketua DPR Puan Maharani memberikan tanggapan mengenai wacana penundaan Pemilu 2024.
Puan Maharani tegas menolak terkait wacana penundaan Pemilu 2024.
Menurutnya, jadwal pelaksanaan Pemilu 2024 sudah ditetapkan pemerintah dan DPR.
Tak hanya itu, jadwal pelaksanaan Pemilu 2024 juga telah disepakati, sehingga sebaiknya dijalankan sesuai jadwal.
Hal tersebut langsung menuai reaksi dari Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute Karyono Wibowo.
Karyono Wibowo mengatakan, sikap tegas Puan Maharani patut diapresiasi.
"Ya ketegasan Ibu Puan perlu diapresiasi ya, saya sendiri juga mengapresiasi ketegasan ibu Puan yang menegaskan bahwa Pemilu 2024 sudah ada kesepakatan," kata Karyono, seperti dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, Kamis (17/3/2022).
Menurutnya, sikap dan pernyataan Puan mengenai penundaan Pemilu 2024 tidak hanya mewakili repsenstasi DPR RI.
Akan tetapi, Puan juga mewakili sikap PDIP yang memiliki peran besar dalam pengambilan keputusan di Parlemen.
Baca Juga: Jelang Ramadan, Ketua DPR: Pemerintah Harus Segera Atasi Persoalan Minyak Goreng
Hal ini akan mendapatkan respons positif dari masyaraka.
Karyono berpendapat, sikap Puan untuk tetap melaksanakan Pemilu 2024 akan menuai simpati publik.
Lantas, hal tersebut akan meningkatkan kesukaan atau elektabilitas Puan.
Pasalnya, menurut Karyono, sikap seperti itu yang saat dibutuhkan oleh rakyat.
"Tentu suara Mbak Puan mewakili sebagian besar masyarakat yang cenderung menolak penundaan Pemilu, berbanding terbalik dengan apa yang disampaikan Pak Luhut yang mengungkapkan terkait adanya big data yang menggambarkan sejumlah masyarakat yang setuju penundaan Pemilu," bebernya.
Sikap Puan tersebut akan meningkatkan kepercayaan publik.
Berita Terkait
-
Terkait Polemik Minyak Goreng, Puan Maharani: Saya Lihat Terjadi Penimbunan di Mana-mana
-
Jelang Ramadan, Ketua DPR: Pemerintah Harus Segera Atasi Persoalan Minyak Goreng
-
Eks Komisioner KPU: Elite Mau Perpanjang Masa Jabatan Presiden Tanpa Mandat Rakyat, Itu Keliru Besar!
-
3 Tafsir soal Spanduk Luhut Capres 2026 Menurut Pengamat
-
Soal Kelangkaan Minyak Goreng, DPR Akan Panggil Paksa Menteri Perdagangan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing