Suara.com - Bagi calon mahasiswa baru, tes masuk Perguruan Tinggi Negeri adalah salah satu hal yang paling dinanti sekaligus menakutkan. Padahal, jika menguasi materi SBMPTN 2022, semua itu bisa dilewati dengan mudah.
Menyadur situs resmi LTMPT, ada 3 materi SBMPTN 2022 yang akan diujikan, yaitu tes potensi skolastik, tes kemampuan Bahasa Inggris dan tes kemampuan akademik.
Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasan detail tentang masing-masing materi SBMPTN 2022.
1. Tes Potensi Skolastik (TPS)
Tes ini akan menguji kemampuan kognitif peserta UTBK-SBMPTN 2022. Beberapa materi yang harus kalian persiapkan adalah Pengetahuan dan Pemahaman Umum, Kemampuan Kuantitatif, Kemampuan Penalaran Umum, serta Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis.
Selain itu, bocoran untuk Kemampuan kuantitatif adalah materi yang mencakup Pengetahuan dan Penguasaaan Matematika Dasar. Jadi sebaiknya perdalam kemampuan kalian dalam hal ini.
2. Tes Kemampuan Bahasa Inggris
Materi SBMPTN 2022 yang berikutnya adalah Tes Kemampuan Bahasa Inggris. Penguasaan terhadap Bahasa Inggris ini sangat penting untuk diuji.
Karena dianggap sebagai bahasa global dan berperan penting dalam dunia kerja di masa depan, tak heran jika materi ini juga diujikan dalam UTBK-SBMPTN 2022.
Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah yang Cepat Dapat Kerja, Bisa Jadi Bahan Pertimbangan Sebelum Mendaftar SBMPTN 2022
3. Tes Kemampuan Akademik (TKA)
Seperti namanya, tes ini akan menguji kemampuan akademis calon mahasiswa baru. Peserta UTBK-SBMPTN 2022 akan dinilai melalui materi Higher Order Thinking Skills (HOTS).
Semua yang diujikan di tes ini berkaitan dengan mata pelajaran yang diterima oleh calon mahasiswa baru selama berada di bangku sekolah.
Selain materi SBMPTN 2022, hal lain yang harus diperhatikan adalah pembagian kelompok ujian UTBK, yaitu kelompok SAINTEK, SOSHUM dan campuran yang masing-masing memiliki durasi 195 menit.
Khusus untuk kelompok campuran akan ada alokasi waktu lebih panjang, yaitu 285 menit.
1. Kelompok Ujian Sains dan Teknologi (Saintek)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733
-
DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!
-
Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu
-
ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan
-
Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi
-
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak
-
Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan