Diketahui bahwa Pesawat Boeing 737-800 China Eastern Ailines ini berusia hampir tujuh tahun. Jenis pesawat ini adalah model pendahulu dari Boeing 737 Max, yakni jenis pesawat yang terlibat dalam kecelakaan maut di Indonesia pada 2018 dan Ethiopia pada 2019.
5. Keluarga dan Kerabat Korban Pergi ke Guangzhou
Sementara itu, keluarga dan teman-teman penumpang yang menjadi korban kecelakaan pesawat ini telah tiba di Bandara Internasional Guangzhou sejak Senin, (21/03/2022) sore. Mereka menunggu kabar terbaru soal anggota keluarga mereka.
Pihak berwenang belum bisa mengidentifikasi penumpang dan anggota awak bersamaan. Pasalnya, kru penyelamat masih melakukan percobaan evakuasi bangkai pesawat dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Media lokal melaporkan bahwa mereka telah menemukan bagian-bagian dari puing-puing. Sedangkan pencarian korban masih dilakukan di antara puing-puing yang tersebar di pegunungan, dengan medan yang cukup sulit.
Pemerintah China juga langsung membuat pengumuman melarang jenis pesawat ini terbang. Hal ini dilakukan sebagai bentuk investigasi atas jatuhnya pesawat China Eastern Airlines.
Adapun Boeing telah mengeluarkan pernyataan tentang jatuhnya pesawat MU573. Mereka berjanji akan segera mengumpulkan lebih banyak informasi untuk investigas. Begitu pula Administrasi Penerbangan Sipil China, yang juga telah mengirim penyelidiknya ke tempat kejadian.
Kontributor : Dea Nabila
Baca Juga: 5 Kecelakaan Pesawat Boeing Terparah Dalam 15 Tahun Terakhir, Indonesia Terbanyak?
Berita Terkait
-
5 Kecelakaan Pesawat Boeing Terparah Dalam 15 Tahun Terakhir, Indonesia Terbanyak?
-
Deretan Fakta Jatuhnya Boeing 737-800 China Eastern Airlines: Pesawat Komersil Paling Banyak Di Dunia
-
Viral Video CCTV Detik-detik Pesawat China Eastern Menukik Jatuh, Warganet: Ngeri!
-
Rekor 4.227 Hari Penerbangan Aman China Putus! 132 Orang Diyakini Tewas Saat Kecelakaan Pesawat China Eastern Airlines
-
Fakta China Eastern Airlines, Pesawat Jatuh Menabrak Gunung Menewaskan 132 Orang
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel