Suara.com - Saat ini di media sosial ada sebuah video viral yang memperlihatkan aksi seorang balita laki-laki yang gemar memakan kertas. Tidak hanya kertas, balita laki-laki tersebut dilaporkan juga sering kali memakan sandal jepit.
Balita laki-laki tersebut disebutkan dengan inisial GI. GI baru berusia tiga tahun. Dia tinggal di Kampung Bulak Sukadana, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Ibunda dari GI yaitu PS juga mengungkapkan, bahwa video viral yang memperlihatkan aksi anaknya adalah benar adanya. Berikut sejumlah fakta terkait balita laki-laki pemakan kertas dan sandal tersebut:
1. Berawal dari Sandal Buntung
PS ibunda GI mengatakan bahwa anaknya tersebut sejak berusia satu tahun sudah gemar memakan benda-benda yang tak lazim. GI gemar memakan benda-benda yang tak lazim berawal dari gemar memakan sandal yang berbahan karet.
PS baru mengetahui kelakuan anaknya ketika melihat banyak sandal yang buntung. Setelah diperhatikan, ternyata anaknya yang membuat sandal jepit tersebut buntung karena dimakan.
2. Dikira Iseng
Fakta kedua yaitu dikira iseng oleh sang ibunda. PS sebagai ibunda dari GI juga tidak mengetahui awal mula GI memakan benda yang tak lazim tersebut. Dia mengira pada saat pertama melihat apa yang dilakukan GI hanyalah iseng.
3. Ibu Sempat Melarang
Dalam kejadian ini, PS mengatakan bahwa dia sempat melarang GI pada saat melihatnya memakan sandal. Namun, balita laki-laki yang berusia tiga tahun itu justru marah ketika ibundanya melarang GI agar tidak memakan sandal.
4. Dikeluhkan Ibu
Dalam peristiwa ini, PS mengaku bahwa karena GI gemar memakan sandal dia membeli alas kaki mencapai lima kali dalam sebulan hanya karena alas kaki tersebut dimakan GI.
5. Ganti Makan Kertas
Ketika GI menginjak usia dua tahun, selain dia menyukai sandal, dia juga menyukai benda-benda yang tak lazim lainnya seperti kertas dan kardus.
Karena gemerannya memakan benda-benda yang tak lazim, dia bisa menghabiskan satu buku tulis dalam 3 hari. Sang ibunda, PS mengatakan bahwa ketika GI sedang menginginkan, dalam sehari dia bisa menghabiskan empat sampai lima lembar buku yang berukuran A3.
Berita Terkait
-
Keluarga Bocah Muaragembong yang Doyan Makan Kertas, Sandal hingga Kerikil Ingin Berobat ke Rumah Sakit, tapi..
-
Selain Lahap Makan Kertas, Bocah Muaragembong Ini Juga Doyan Makan Sandal, Ibu Anak: Satu Sandal Habis Dalam Dua Jam
-
Viral, Balita di Muaragembong Lahap Kertas bak Makan Daging, Publik Serang Orang Tua Si Anak: Masa Dibiarkan!
-
POPULER: Kemarahan Hotman Paris karena Disuruh Tobat, Kemunculan FC Bekasi Bikin Gerah Supoter Lokal
-
Polisi Ungkap Kronologis Nelayan Muaragembong yang Diduga Tenggelam Saat Melaut, Kapal Ditemukan di Cilincing
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Jateng Panen Penghargaan Pendidikan 2026, Buah Kerja Keras Sepanjang 2025
-
Pasar Senen Membeludak! 38 Ribu Warga Jakarta Serbu Kereta Api Demi Rayakan Iduladha di Kampung
-
Tragedi Berdarah di Blok M, WNA MHF Tewas Usai Dihajar Pria Misterius
-
Skandal Riset Palsu di Denmark, Peneliti Indonesia Diduga Tipu Ilmuwan Dunia Demi 'Grant'
-
California Terancam Krisis Kimia Usai Ledakan Tangki GKN Aerospace
-
Trump Desak Iran Serahkan Uranium ke AS di Tengah Negosiasi Damai
-
Pemimpin Tertinggi Iran Bersembunyi di Bunker, Intelijen AS Klaim Komunikasi Terputus
-
Wagub Erwan Optimistis Jabar Pertahankan Gelar Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026
-
Prabowo Serahkan 1.098 Sapi Kurban Premium, Pemerintah Gelontorkan Rp100 Miliar dari APBN
-
Bantah Klaim Pemerintah, Komnas HAM Mengaku Tak Pernah Dilibatkan dalam Draft RUU HAM