Suara.com - Gempa bumi magnitudo 5,1 mengguncang kabupaten Pegunungan Arfak Provinsi Papua Barat, Rabu (23/3/2022) petang sekitar pukul 19.10 WIT. Gempa itu iti tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Stasiun Rendani Manokwari merilis, gempa bumi dengan magnitudo 5,1 itu terpusat di 45 kilometer barat laut Kabupaten Pegunungan Arfak dengan kedalaman 12 kilometer.
"Guncangan gempa bumi yang terasa sampai ke wilayah Manokwari, Manokwari Selatan dan Tambrauw tersebut tidak berpotensi tsunami, masyarakat diimbau tenang dan tidak panik berlebihan," kata Kepala BMKG Stasiun Rendani Manokwari, Daniel Tandi.
Daniel Tandi juga melaporkan gempa susulan kedua tercatat pada pukul 19.45 WIT dengan magnitudo 4,7 berada pada posisi 66 kilometer Barat Laut kabupaten Pegunungan Arfak dengan kedalaman 10 kilometer.
Selanjutnya Gempa susulan ketiga tercatat pukul 21.26 WIT dengan magnitudo 3 berada pada posisi 60 kilometer Barat Laut kabupaten Pegunungan Arfak dengan kedalaman 4 kilometer.
"Dua kali gempa susulan magnitudonya semakin kecil," ujar Daniel. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Main Mata Nilai Pajak, Oknum Pegawai DJP Tak Berkutik Terjaring OTT KPK
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji