Suara.com - Subdit Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengungkap kasus prostitusi anak dengan modus open BO di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Para pelaku mucikari mengimingi korban dapat kredit handphone atau HP hingga staycation.
Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Pujiyarto mengatakan penyidik berhasil mengamankan dua mucikari dalam kasus ini. Keduanya, yakni Fiqri Octama (22) dan Ismail Marjuki (24).
"Korban awalnya mendapat tawaran untuk bekerja melayani tamu (namun tidak menjelaskan lebih dalam pekerjaannya) melalui media sosial Facebook dengan iming iming staycation dan dapat melakukan kredit HP apabila ikut bergabung," kata Pujiyarto kepada wartawan, Kamis (24/3/2022).
Selain mengamankan pelaku mucikari, penyidik juga mengamankan delapan wanita yang dipekerjakan untuk melayani pria hidung belang. Lima di antaranya berstatus anak di bawah umur.
Kelimanya masing-masing berinisial SR, FM, DM, AOS, dan FAY. Sedangkan tiga lainnya dengan status dewasa berinisial JVW, RA, dan F.
Para wanita ini difasilitasi indekos di kawasan Tanjung Priok oleh pelaku mucikari. Di sana mereka diminta melayani para pria hidung belang. Dalam sehari mereka biasa melayani hingga lima pelanggan.
"Korban bekerja dari pukul 16.00 sampai dengan 24.00 WIB di kos-kosan tersebut. Korban ditawarkan melalui aplikasi Michat oleh Ismail Marjuki dengan harga Rp250 ribu sampai Rp300 ribu. Selain itu korban diberikan gaji sebesar Rp1 juta seminggu sekali," beber Pujiyarto.
Berita Terkait
-
Polisi Ungkap Kasus Prostitusi Anak Dengan Korban 18 Orang, Sembilan Muncikari Ditangkap
-
Lagi! Polisi Bongkar Bisnis Prostitusi Di Apartemen Kalibata, Muncikari Jual ABG 13 Tahun
-
Gerebek Apartemen Kalibata, Polisi Bekuk Muncikari Prostitusi Anak
-
Jaksa Banding, Cynthiara Alona Tetap Ditahan di Polda Metro Jaya
-
Cynthiara Alona Pemilik Hotel Divonis 10 Bulan, Mengapa Pegawai Divonis Setahun?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih