Suara.com - Setiap kantor memiliki aturan yang wajib ditaati oleh para karyawannya. Hal itu juga dilakukan oleh kantor satu ini.
Namun, aturan kantor yang dibagikan melalui akun Twitter @workfess ini dinilai memberatkan karyawan.
Seorang pengirim (sender) telah mengunggah tangkapan layar percakapan berisi peraturan kantor tersebut.
Kantor yang tidak disebutkan namanya itu mewajibkan karyawan untuk mengikuti aturan kerja, seperti harus selalu mengaktifkan WhatsApp dan telepon.
Bahkan, saat hari libur karyawan juga harus aktif dan mengangkat telepon dari pimpinan.
"Work! Ga bisa tarawih dengan tenang dan khusyuk kalo gini mah. Mana suka banget ditelepon di luar jam kerja," curhatnya dikutip Suara.com, Selasa (5/4/2022).
Para karyawan kantor tersebut juga diwajibkan untuk mengaktifkan centang biru WhatsApp dan mengaktifkan fitur "terakhir dilihat" di WhatsApp.
Tak sampai di situ saja, karyawan wajib membalas pesan di grup WhatsApp maksimal 10 menit.
Aturan tersebut berlaku juga di luar jam kerja bahkan akhir pekan dan hari libur. Bagi karyawan yang melanggar aturan, akan kena SP1.
Baca Juga: Bangunin Sahur Pakai Bedug Tapi Terlalu Berisik, 4 Pemuda Ini Disiram Air oleh Warga
Parahnya, karyawan yang tidak taat aturan itu juga bisa diberhentikan secara tidak hormat.
"Hal ini berlaku termasuk di luar jam kerja, akhir pekan (Sabtu dan Minggu), dan hari libur. Jika terbukti melanggar aturan di atas, maka akan dikenakan sanksi SP1 hingga diberhentikan secara tidak hormat," tulis atasan dalam percakapan.
Selain itu, pimpinan kantor tersebut juga meminta para karyawannya untuk aktif meski sudah jam pulang kerja.
"Harap dimonitor email atau grup ini, dikarenakan load pekerjaan kita sudah tinggi. Tolong kalian aktif juga lah walaupun jam pulang kerja. Jangan sampai ada miss diakibatkan kelalaian dalam monitoring email," tulisnya.
Cuitan itu sontak menuai beragam tanggapan dari warganet.
"Sedih banget bacanya, ini disnaker juga rada gak guna fungsionalnya, pernah lapor wlk ke disnaker trus suruh taruh doang gitu orangnya pada keluar sisa anak magang padahal masih jam 9 pagi trus jadi gajelas deh documentnya. Harusnya kita bisa lapor loh kalo peraturan yang gini ya ga sih?" tulis warganet.
Berita Terkait
-
Viral Mayat Bergelimpangan di Sepanjang Jalan Bucha, Rusia: Ini Adalah Tindakan Curang Barat Menyudutkan Kami
-
Bocah Cilik Ini Curhat Puasa Setengah Hari, Warganet Malah Salfok dengan Makanannya
-
Viral 'Resto Melayang' di Jakarta, Warganet Ngeri Singgung Film Final Destination
-
Viral Warga Bangunkan Sahur di Depan Hotel: Yang Open BO Ayo Sahur
-
Viral! Minimarket Diterjang Banjir hingga Barang Hanyut, Bikin Warganet Ketar-ketir
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru