Suara.com - PDIP sempat mengusulkan agar Presiden Joko Widodo atau Jokowi memecat menteri yang masih berbicara mengenai isu penundaan pemilu atau masa jabatan presiden 3 periode. Hal ini mendapatkan tanggapan menohok dari Refly Harun.
Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Pakar Hukum Tata Negara ini langsung mencolek Menko Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Ia meminta Luhut siap-siap jika dipecat oleh Presiden Jokowi.
Menurut Refly, sikap PDIP dinilai semakin kencang terkait wacana penundaan pemilu. Ia pun meminta agar Luhut waspada dan tidak berbicara perpanjangan masa jabatan presiden lagi.
"PDIP ini makin kencang juga. Jadi, hati-hati Luhut Binsar Pandjaitan," sentil Refly dari kanal YouTube resminya, Kamis (7/4/2022).
Tak cuma Luhut, Refly juga menyentil sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju lainnya. Mereka adalah Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
Menurut Refly, sejumlah menteri itu perlu waspada setelah sebelumnya sempat menyinggung soal wacana tersebut. Terlepas dari itu, ia turut mempertanyakan apakah Jokowi benar-benar bisa memecat menterinya.
"Apa bisa Jokowi memecat mereka? Ya, kita belum tahu," kata Refly.
Sebelumnya, Presiden Jokowi dengan tegas melarang jajaran menterinya berbicara tentang wacana penundaan pemilu ataupun perpanjangan masa jabatan presiden.
"Jangan sampai ada lagi yang menyuarakan mengenai urusan penundaan, urusan perpanjangan. Ndak," tegas Jokowi dalam sidang kabinet paripurna yang diikuti para menteri pada Rabu (6/4/2022).
Baca Juga: Anggap Pembangkangan, PDIP Usul Jokowi Pecat Menteri yang Masih Bicara Presiden 3 Periode
Perintah Presiden Jokowi itu sendiri tak luput dari pengamatan Refly. Ia menilai Jokowi hanya menyebut soal "penundaan" dan "perpanjangan", tanpa menjelaskan maksud dari kata itu.
Karena itu, Presiden Jokowi dinilai masih belum tegas dalam menyikapi wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.
"Tidak jelas maksud dari penundaan dan perpanjangan itu apa. Jokowi juga tak tegas apakah dia berminat untuk menjabat tiga periode atau tidak," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Anggap Pembangkangan, PDIP Usul Jokowi Pecat Menteri yang Masih Bicara Presiden 3 Periode
-
Safari Ramadhan dan Penyerahan Santunan, Menteri BUMN Motivasi Milenial sebagai Talenta Masa Depan
-
Yakin Jokowi Lengser 11 April Mendatang, Helmi Felis: Hawa-hawanya Lebaran dapat Presiden Baru
-
Sindir Jokowi Larang Kabinet Bahas 3 periode, Rocky Gerung: Ini Akal-akalan
-
Jokowi Minta Kabinet Indonesia Maju untuk Hentikan Wacana Presiden Tiga Periode, Pengamat: Sudah Terlambat
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT