Suara.com - Ustadz Abdul Somad menegaskan bahwa sholat merupakan tiang agama. Jika sholatnya baik, amalnya juga akan menjadi baik. Lalu, bagaimana jika menjalankan ibadah puasa namun tidak sholat?
Ustadz Abdul Somad melakukan ceramah di Sukabumi, dalam acara tabligh akbar di Masjid An Nur. Video dari acara ini ditayangkan melalui akun youtube Taman Surga Net pada Jumat (8/4/22).
Dalam potongan video berdurasi 39 menit 4 detik tersebut, Ustadz Abdul Somad berbicara mengenai pentingnya ibadah sholat dalam aktivitas beragama Islam.
Segala ibadah akan menjadi baik, termasuk ibadah puasa pada bulan Ramadan, ketika seseorang mengerjakan sholat wajib lima waktu. Hal ini ditegaskan Ustadz Abdul Somad dalam ceramahnya.
"Kalau sholatnya baik, sholatnya khusyuk, sholatnya penuh, amal yang lain akan menjadi baik," kata Ustaz Abdul Somad dihadapan warga Sukabumi yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Lalu, Ustaz Abdul Somad menjelaskan status seseorang yang baik, namun tak pernah sholat. Dia kembali menegaskan bahwa sholat merupakan yang utama.
"Kalau ada orang sopan, santun, baik, suka bertetangga, tidak menyakiti hati orang, tapi dia tidak sholat, baik atau tidak baik? setengah baik, dia sudah agak-agak baik, dia kelihatannya baik," kata Ustadz Abdul Somad.
"Yang penting kan sopan? yang penting kan baik? yang penting kan suka nyumbang? Ash sholaatu Imaadud diinn, bahwa sholat adalah tiang agama," lanjutnya.
Dari penjelasan itu, maka dapat disimpulkan bahwa sholat merupakan ibadah yang paling utama. Lalu, bagaimana ketika seseorang khusyuk menjalankan ibadah puasa, namun tidak sholat?
Baca Juga: Tips Dapat Pahala Berlipat di Bulan Ramadhan ala Syekh Muhammad Jaber
"Yang kekal abadi, yang akan dibawa mati menghadap Allah hanyalah amal, dan tiang daripada amal adalah sholat," tegas Ustadz Abdul Somad.
Maka dari itu, umat Muslim wajib menjalankan ibadah wajib sholat lima waktu. Ketika sholat bisa dijalankan dengan baik, maka amalan lain akan menjadi baik.
Dikutip dari NU Online, dalam hadits riwayat Ibnu Majah, Rasulullah SAW bersabda: "Antara hamba (mukmin) dan kafir ialah meninggalkan shalat."
Maksudnya, meninggalkan sholat dapat menjadi perantara seseorang untuk menjadi kafir. Maka dari itu, ketika seseorang dengan sengaja mengingkari kewajiban sholat, maka ibadah puasanya pun tidak akan diterima.
Sementara jika seseorang tidak menjalankan sholat karena malas, maka puasanya tetap sah, namun puasanya tidak bernilai apa-apa dan pahalanya berkurang. Maka dari itu, dalam situasi dan kondisi apapun, selagi mampu, jangan pernah tinggalkan sholat.
Kontributor : Lukman Hakim
Berita Terkait
-
UAS Turun Gunung Luruskan Berita OTT Gubernur Riau: Itu yang Betul
-
Viral Ustaz Abdul Somad Sindir Pedas Orang Tua yang Marah Anaknya Dihukum Guru
-
Lewat Ceramah, Gus Miftah Sindir Kembali Kontroversi Es Teh yang Sempat Viral
-
UAS Umpamakan Hubungan Santri dengan Kiai lewat Mahzab Cinta: Susah Dilogikakan!
-
Ustaz Abdul Somad Bantah Patok Tarif Dakwah Rp40 Juta, Arie Untung Ikut Bersaksi
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg Sulit Diberantas? Diduga Ada Cepu Bocorkan Razia Polisi
-
Darah Tumpah di Caracas, 75 Tewas Saat Pasukan AS Serbu dan Tangkap Presiden Maduro
-
Wagub Babel Dicecar 10 Jam di Bareskrim, Misteri Ijazah Sarjana Terkuak?
-
Yusril Sebut Batas Kritik dan Hinaan di KUHP Baru Sudah Jelas
-
Update Terbaru Kompleks Haji Indonesia di Arab Saudi, Siap Meluncur Tahun Ini
-
Rugikan Negara Rp16,8 Triliun, Isa Rachmatarwata Dipenjara 1,5 Tahun
-
'Raja Bolos' di MK: Anwar Usman 113 Kali Absen Sidang, MKMK Cuma Kirim Surat Peringatan
-
4 WNA Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Kapal PT ASL Shipyard di Batam
-
AS Ancam 'Serang' Iran, Senator Sebut Rezim Teheran Mirip dengan Nazi
-
Anak Marah Gawainya Dilihat? Densus 88 Ungkap 6 Ciri Terpapar Ekstremisme Berbahaya