Suara.com - Video amatir yang merekam peristiwa unik, yakni seekor burung pulang membawa uang, viral di media sosial Instagram, Sabtu (9/4/2022).
Dalam video yang diunggah akun Instagram @terangmedia tersebut, tampak seekor burung gagak mendarat dan bertengger di kayu kusen rumah seseorang.
Tapi yang aneh, pada paruh burung itu tampak kertas berwarna biru, yang ternyata uang pecahan Rp 50 ribu.
"Pulang-pulang burungnya bawa uang," tulis akun itu sebagai keterangan video.
Kemudian, burung itu terbang rendah ke tali jemuran yang ada di dalam rumah.
Seseorang yang kemungkinan adalah pemilik rumah lantas mengambil uang Rp 50 ribu dari paruh burung gagak tersebut.
"Hey dapet duit dari mana lu, dapet duit Rp50 ribu," kata lelaki pemilik rumah pada video tersebut.
Pemilik rumah itu lantas mengatakan kepada si burung, "Hei, pintar sekali bestie. Thank you."
Warganet banyak yang terpancing rasa penasarannya, menanyakan tempat membeli burung seperti itu.
Baca Juga: Emak-emak Beli Takjil, Tak Sadar Celana Dalam Nyangkut di Antara Helm dan Jilbabnya
"Cari yang banyak ya," kata akun @ervine9.
"Di kasih info maszzeeh yang jual burung kayak begitu di mana ya?" tanya akun @abdoel_doank_17.
"Wah pesugihan burung gagak," kata akun @gunawan_gunaash, bercanda.
"Gagak ngepet," kata akun @remon_alvarez.
"Siapa yang jual burung kayak begitu, mau beli nih," tulis akun @______musthofa.
"Ancaman serius untuk babi ngepet," sindir akun @adikuurniawaan.
Sementara akun @abangiyez bertanya secara kritis, "Benarkah atau setingan?"
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Emak-emak Beli Takjil, Tak Sadar Celana Dalam Nyangkut di Antara Helm dan Jilbabnya
-
Tepergok Warga, Maling Ditampar dan Dikalungi Tulisan 'Saya Maling di Musholla Ar-Rahman'
-
Viral Warga Grebek Rumah Kosong di Maros, Diduga Jadi Tempat Praktik Santet
-
Satpol PP Razia Rumah Makan yang Sudah Taat Aturan Ramadhan, Publik: Bilang Saja Minta THR
-
3 Kontroversi Ustaz Yusuf Mansur, Terbaru Ngamuk Butuh Duit 1 Triliun
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta