Suara.com - Persaingan usaha memang kerap menimbulkan gesekan. Bukan hanya menimbulkan konflik fisik, tak jarang upaya untuk mengalahkan saingan usaha ini sampai melibatkan percobaan-percobaan mistis.
Salah satu praktik yang banyak dipercaya publik adalah dengan menyebarkan tanah makam atau kuburan yang sudah dimantrai untuk saingan usahanya. Biasanya nanti usahanya jadi tidak ramai lagi serta tak jarang menyebabkan keluarga dari pelaku usaha berantakan.
Praktik itulah yang terekam di video unggahan akun Instagram @underc0ver.id berikut ini. Tampak video itu diambil dari dalam sebuah rumah secara diam-diam pada malam hari.
Meski tidak terlihat jelas siapa pelakunya, tingkah mencurigakan yang dilakukan di depan rumah itu terekam dengan baik di video tersebut.
Video itu dibuka dengan turunnya seorang ibu-ibu berjilbab putih dari sebuah mobil sedan. Ia terlihat membawa sebuah ember yang disinyalir menjadi tempatnya menyimpan tanah kuburan untuk disebarkan di depan rumah saingannya.
Ibu itu terlihat menoleh ke kanan dan kiri dengan cermat, seolah memastikan tidak ada yang akan memergoki perbuatannya. Sampai ia memastikan situasi sudah aman, ibu itu baru menyebarkan tanah yang dibawanya di dalam ember.
Tentu saja setelah berhasil menuntaskan perbuatannya, ibu itu buru-buru berlalu dengan mobil yang mengantarnya tadi.
Tentu saja aksi ini langsung menuai bayak reaksi warganet. Meski terkesan tidak masuk akal, beberapa warganet rupanya pernah mendapat perlakuan serupa dan merasakan dampaknya.
"Pernah ngalamin itu. Dulu Toko bapak saya tiap habis magrib selalu sepi gak ada pembeli satupun. Baru sadar ada tetangga yang tanya 'tumben sih tiap habis magrib selalu tutup?' Padahal toko selalu buka. Udah 3 orang yang ngomong gitu. Kata temen yang indigo, di depan toko itu ada tanah kuburan," ujar warganet.
"Harusnya tegor langsung depan mukanya sambil rekam pake flash, plat nomernya rekam," komentar warganet.
"Padahal naek sedan, apa gak bisa mikir si tua itu," kritik warganet.
"Asli warung ibu gw juga pernah kaya gini, tapi allhamdulilah sekarang rame lagi," imbuh warganet lain.
"Kalau ditoko onlen kayak gini ngefek nggak ya ?" celetuk @underc0ver.id.
Untuk video selengkapnya bisa ditonton di sini.
Berita Terkait
-
Mahasiswa Pede Nyanyi di Depan Barisan Polisi saat Demo, Pemandangannya Bikin Publik Jadi Adem: Daripada Rusuh
-
Viral! Pemuda Dijemput dan Diseret Pulang Oleh Ibunya Saat Ikut Demo, Reaksi Pasrahnya Bikin Warganet Kagum
-
Viral Petugas Tol Jalan Layang Beli Takjil, Warganet: The Real Buka Puasa dari Langit
-
Viral, Pria Terjun Bebas Ke Selokan Saat Demo 11 April, Warganet : Auto Inget Game Mario
-
Viral Video Damainya Mahasiswa dan Polisi Buka Puasa Bareng di Tengah Demo 11 April, Warganet: Boleh Sambil Ngobrol?
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
7 Fakta Nyesek Pedagang Es Gabus Johar Baru: Dituduh Jual Spon, Kini Ngaku Dianiaya Aparat
-
Pengakuan Getir Pedagang Es Gabus Johar Baru: Dituduh Jual Spon, Kini Ngaku Dianiaya Aparat
-
Menembus Awan Tanpa Jejak: Ambisi Singapore Airlines Menata Langit Biru Masa Depan
-
Kewenangan Daerah Terbentur UU Sektoral, Gubernur Papua Selatan Minta Otsus Direvisi
-
Ribuan Buruh Mau Geruduk Istana Hari Ini, Bawa Tiga Tuntutan Mendesak
-
Mabes TNI Akui Sudah Temui Pedagang Es Sudrajat, Harap Polemik Tak Berlanjut
-
Saksi Sebut Mantan Direktur SMP Kemendikbudristek Minta Bantuan Bawahan untuk Lunasi Rumah
-
Harga Kelapa Dunia Melemah, ICC Sebut Dipengaruhi Faktor Ekonomi dan Geopolitik
-
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Sangat Lebat Berpotensi Guyur Jakarta Hari Ini
-
Alarm Kesehatan: Wamenkes Soroti Lonjakan Kasus Kanker Serviks di Usia 30-an