Suara.com - Beberapa hari lalu, viral video seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang diduga tengah nonton video porno atau bokep dalam sebuah rapat resmi.
Anggota dewan yang disebut HM itu nonton video syur itu mulanya diduga berasal dari Komisi IX DPR saat rapat terkait vaksin.
Ternyata oknum anggota DPR tersebut berasal dari Fraksi PDI Perjuangan dan sosok yang dikenal publik.
Belakangan sosoknya pun terungkap, HM yang disebut adalah penyanyi sekaligus aktor senior, Harvey Malaiholo yang kini duduk di kursi DPR.
PDIP Sebut HM Dijebak
Kasus Harvei Malaiholo nonton video porno saat rapat anggota dewan tersebut ditanggapi langsung oleh partainya.
Dalam menanggapi kasus HM, Pihak PDIP pun telah membenarkan bahwa anggota itu duduk di Komisi IX dan merupakan kader mereka.
Meskipun begitu, Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul menyatakan bahwa kejadian menonton bokep itu adalah sebuah jebakan.
Bambang mengungkapkan bahwa anggota DPR tersebut tak sengaja membuka video yang dikirim melalui WhatsApp di ponsel pintarnya di mana isinya adalah konten porno.
Baca Juga: DPR RI Setujui RUU TPKS Disahkan Jadi Undang-Undang, Puan Sambut Tepuk Tangan Dengan Senyuman
"Kita merasa bukan mau menyalahkan ini kan kawan kita ini menerima WA, yang kita klarifikasi dengan fraksi, menerima WA. WA dibuka refleks ternyata ada video itu. Video dibuka isinya itu difoto dari atas, cret," ujar Bambang, Selasa (12/3/2022).
"Kalau engkau sebagai orang politik kalau dikau sebagai orang politik ini bisa diduga itu adalah modus operandi," kata Bambang
Pembelaan dari pihak PDIP tersebut kian viral di media sosial. Bahkan sampai menjadi tranding topic di Twitter dengan tagar #dijebak.
Reaksi Publik
Banyak warganet yang membandingkan kasus kepergok nonton bokep oleh anggita DPR dan kasus Marshel Widianto yang sempat dipanggil polisi lantaran membeli konten dewasa Dea OnlyFans.
"Puncak komedi sih ini," komentar wargaent.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
-
Sosok Meriyati Roeslani, Istri Jenderal Hoegeng yang Meninggal pada Usia 100 Tahun
-
Istri Jenderal Hoegeng Meninggal di Usia 100 Tahun, Dimakamkan Besok
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
Terkini
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
-
Legislator PKS ke BNN: Jangan Biarkan 'Whip Pink' Makin Gila, Perlu Ditindak Tegas
-
Jadi Saksi Dugaan Korupsi Chromebook, Jaksa Ungkap Riwayat Susy Mariana saat Persidangan
-
Siswa SD Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Rocky Gerung: Ada yang Salah Kebijakan Pemerintah
-
Istri Jenderal Hoegeng Meninggal di Usia 100 Tahun, Dimakamkan Besok
-
Daftar Nama Sekolah Penerima Dana Program Sekolah Gratis dari Pemprov Papua Tengah
-
DPR Soroti Modus 'Whip Pink' Pakai Label Halal, BNN Didesak Awasi Ketat Narkoba Jenis Baru
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Di Depan DPR, BNN Laporkan Sita 4 Ton Sabu hingga Bongkar 7 Jaringan Internasional