Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengunjungi Pasar Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rabu (13/4/2022). Pada saat itu, sempat ada pedagang yang mengaku gemetaran karena dagangannya dibeli oleh Jokowi.
Kehadiran Jokowi di sana untuk membagikan sejumlah bantuan sosial (bansos) bagi para penerima manfaat dan pedagang. Bantuan yang dibagikan antara lain Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng dan Bantuan Modal Kerja (BMK) bagi para pedagang kaki lima.
Selain menyerahkan bansos, Jokowi juga sempat berdialog dengan sejumlah pedagang yang ada di Pasar Tanjung, Kabupaten Brebes. Para pedagang bahkan menawarkan langsung barang dagangannya kepada Jokowi.
Salah satu pedagang kacang di Pasar Tanjung pun mendapatkan kesempatan dibeli langsung oleh Jokowi. Pedagang tersebut mengaku gugup dan gemetar saat kacang dagangannya dibeli oleh Jokowi.
"Aduh gemetar, dibeli Presiden gemetaran," ucap pedagang saat dibeli dagangannya oleh Jokowi.
Tidak hanya kacang, Jokowi juga sempat membeli sejumlah barang dagangan para pedagang lainnya, mulai dari kangkung, pisang, bawang goreng, hingga kerupuk.
"Pinten niki? (Berapa ini?)" "Lima ribu" "Dua ribu boleh nggak?" Presiden pun membeli enam ikat kangkung dan memberi uang sejumlah Rp 200 ribu.
Usai dari Pasar Tanjung, Jokowi juga berkunjung ke Pasar Bulakamba, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah. Di Pasar Bulakamba, Kepala Negara turut membagikan bansos, antara lain BLT Minyak Goreng dan Bantuan Modal Kerja (BMK) bagi para peserta Program Keluarga Harapan (PKH) dan pedagang kaki lima.
Turut mendampingi Jokowi dalam kegiatan ini adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Bupati Brebes Idza Priyanti.
Baca Juga: Wow! Kunjungan ke Brebes, Presiden Jokowi dan Ganjar Satu Mobil, Ikut Bagikan Kaos
Berita Terkait
-
Wow! Kunjungan ke Brebes, Presiden Jokowi dan Ganjar Satu Mobil, Ikut Bagikan Kaos
-
Presiden Jokowi Tinjau Program Padat Karya, Pembersihan Median Jalan di Kota Cirebon
-
Dukung Pemilu 2024 Dilaksanakan Sesuai Jadwal, Pengamat Sebut Partai Golkar Tak Mungkin Beda Pendapat dengan Jokowi
-
Serahkan Bansos di Pasar Harjamukti Cirebon, Jokowi: Buat Modal Usaha, Jangan Beli HP
-
Gempar! Ada Branding Mobil Mewah Bertuliskan Jokowi 3 Periode, Publik Heran: Dah Tau Salah, Si Paling Pede
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK