Suara.com - Pengeroyokan Ade Armando saat datang di Demo BEM SI 11 April lalu memang menjadi perhatian publik.
Dalam kasus tersebut, sosok Belmondo Scorpio menjadi salah satu pihak yang menarik perhatian.
Ia adalah sosok yang melindungi Ade Armando dari amukan masa.
Belmondo sendiri merupakan penulis Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS) yang diketuai Ade Armando.
Selain melindungi Ade Armando, belakangan beredar video Belmondo yang tengah menangis minta tolong.
Di depan gerbang Gedung DPR RI, Belemondo berteriak minta tolong karena Ade Armando tengah diamuk massa.
"Ada yang merekam ketika Belmondo terpaksa meninggalkan bang Ade sebentar untuk minta tolong," tulis pemilik video yang diunggah kembali di oleh warganet di Twitter.
Pada video itu terlihat, Belmondo yang menangis dan berteriak minta tolong di depan gerbang.
Ia berkali-keli berteriak meminta pertolongan sambil menangis.
Baca Juga: Tangis Cowok Ini Pecah di Makam Pacarnya, Publik Beri Semangat: Kamu Cinta Terakhirnya
"Pak tolong pak, Bang Ade dipukulin pak tolong pak," terak Belmondo.
"Saya minta tolong," teriaknya lagi sampai bersimpuh di depan gerbang.
Video tersebut tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Ini baru manusia, ada empatinya," komentar warganet.
"Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua, termasuk buzzer," imbuh warganet lain.
"Ya Allah Mondo, perih hati ini liat perjuangan Mondo, saat sebut nama Bang Ade sambil bersimpuh sepertinya Mondo tau itu upaya dan harapan terakhirnya untuk bisa selamatin Bang Ade," timpal lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja
-
Gagah! Sapi Kurban 'Kelas Berat' 1 Ton Milik Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal
-
Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal
-
Skandal Riset Palsu Demi Travel Grant, UNY Benarkan Rivaldy dan Prihantini Adalah Alumni
-
Pemkab Mojokerto Kucurkan Dana Rp7,5 Miliar untuk Insentif 6 Ribu Guru TPQ
-
Jalur KRL Tangerang Kembali Normal Setelah Tiga Jam Gangguan
-
DPR Setujui RUU Aceh: Zakat Kurangi Pajak, Bandara Dikelola Daerah
-
PMJ Ungkap Peran Obat Keras di Balik Aksi Anarko, Nyali Massa Demo Muncul dari Pil Koplo?