Suara.com - Permen Kopiko kembali menarik perhatian masyarakat karena ikut meramaikan pertemuan antara Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dengan Elon Musk di pabrik Tesla, di Austin, Texas. Ternyata ada fakta menarik permen Kopiko yang viral di media sosial.
Penasaran apa saja fakta menarik permen Kopiko hingga bisa ikut dalam pertemuan Luhut dengan Elon Musk? Simak ulasannya berikut ini.
Fakta Menarik Permen Kopiko
1. Kerap Muncul di Drama Korea
Permen Kopiko sempat membuat warganet tanah air heboh karena muncul secara terang-terangan di drama Vincenzo yang dibintangi Song Joong Ki.
Dalam sebuah unggahan, pemilik salah akun Twitter @de******o mengungkap bahwa biaya yang dikeluarkan PT Mayora Indah Tbk untuk iklan tersebut tidak murah.
“200 juta Won atau sekitar Rp 2.5 miliar Rupiah untuk 2 kali scenes. 4 scenes berarti total sekitar Rp 5 miliar Rupiah,” tulisnya pada 1 Juni 2021.
Selain drama Vincenzo, permen Kopiko juga muncul di drama Mine yang dibintangi Lee Bo Young dan Kim Seo Hyung dengan skenario yang menerangkan bahwa Kopiko membuat mereka tidak mengantuk.
2. Dijual di Luar Negeri
Baca Juga: Apa Peran Anindya Bakrie dalam Pertemuan Luhut dengan Elon Musk?
Permen Kopiko yang diproduksi oleh produsen camilan Beng-Beng dan Energen ini sudah tembus ke 100 negara di berbagai benua seperti Asia, Eropa, Amerika dan Australia.
Kopiko juga pernah meraih penghargaan bergengsi seperti Top Five Best Manage Companies in Indonesia dari Asia Money Magazine dan Top Brand 2012 dari Frontier Consulting Group.
3. Kopiko Sampai Luar Angkasa
Pada tahun 2017, permen Kopiko muncul di unggahan Twitter International Spcae Station (ISS). Stasiun Luar Angkasa Internasional milik NASA ini menunjukkan foto astronot yang sedang merayakan Thanksgiving dan ada Kopiko di sana.
Terkait hal ini, Direktur Pemasaran Divisi Permen PT. Mayora Indah Tbk, Fika Darana mengatakan di situs Mayora Indah bahwa Kopiko terbuat dari ekstrak biji kopi asli yang memberi efek jeda pada kopi asli.
"Kopiko adalah solusi mudah dan praktis jika Anda tidak punya waktu untuk minum secangkir kopi."
Tag
Berita Terkait
-
Apa Peran Anindya Bakrie dalam Pertemuan Luhut dengan Elon Musk?
-
Temui Elon Musk, Saham Perusahaan Anindya Bakrie Ikut Terbang Seperti Mayora?
-
Elon Musk Beli Saham Twitter, Akankah Donald Trump Balik Main Twitter?
-
Elon Musk Harus Bayar Rp 14 Triliun Jika Gagal Akuisisi Twitter
-
Gaya Hidup Elon Musk: Pakai Kaos Oblong Rp370 Ribu dan Ngontrak di Rumah Sederhana
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
Terkini
-
Bansos Aman! Gus Ipul Jamin Efisiensi Anggaran Tak Pangkas Bantuan Rakyat
-
Penderita Fatty Liver Rasakan Manfaat Antrean Online Mobile JKN Saat Berobat
-
'Disentil' Sahroni di DPR, KPK Langsung Naikkan Usulan Anggaran dari Rp762 M jadi Rp989 M
-
Legislator Gerindra 'Semprot' Komnas HAM: Sebut MBG Langgar HAM Itu Keliru!
-
Evaluasi Haji 2026 di Hambalang: Prabowo Minta Fasilitas Hotel Ditata, Ongkos Dipangkas
-
Murid Sekolah Rakyat Lampaui Target, Kemensos Ajukan Tambahan Anggaran hingga Rp8 Triliun
-
Pigai Minta Tambahan Rp492,9 Miliar untuk Kementerian HAM, DPR Hanya Setujui Rp224,9 Miliar
-
Siapkan Dana Pendidikan Anak Tanpa Cemas, BRI Multiguna Tawarkan Pembiayaan Fleksibel
-
Kadistamhut DKI: Pungli di Pemakaman Jakarta Libatkan RT Hingga RW
-
Jaminan Sosial PRT Dinilai Masih Lemah, UU PPRT Dikhawatirkan Hanya Jadi Aturan di Atas Kertas