Suara.com - Perkara mencari jodoh memang tak melulu mulus. Namun siapa mengira kalau masalah satu ini sampai membuat sebuah keluarga nekat menggelar sayembara dan siap menghadiahkan tanah seluas 2 hektare?
Hal itulah yang terlihat di sebuah pengumuman yang diviralkan akun Instagram @romansasopirtruck. Pengumuman yang dicetak di atas kertas HVS putih lusuh dengan beberapa bekas lipatan dan cipratan minyak itu memuat konten sayembara yang membuat publik melongo.
Pasalnya keluarga H. Jallani yang berdomisili di Desa Betek, Kecamatan Krucil ini menggelar sayembara berhadiah fantastis untuk laki-laki yang berkenan menikahi putrinya, Arofa Wati.
Bukan tanpa alasan keluarga H. Jallani sampai nekat menggelar sayembara tersebut. Rupanya mereka berniat mencari pria yang berkenan menikahi sang putri yang kini tengah berbadan dua.
"Pengumuman. Barang siapa yang mau menikahi putri saya. Yang saat ini sedang hamil di luar nikah yang bernama AROFA WATI," seperti itulah paragraf awal pengumuman tersebut.
Tak main-main, keluarga si calon pengantin wanita ini siap memberikan banyak hadiah bagi siapapun yang bersedia menikahi Arofa Wati. Mulai dari uang tunai sampai aset-aset berharga mahal siap digelontorkan untuk sang calon menantu.
"Kami dari pihak keluarga Arofa/H. Jallani, akan memberikan hadiah bagi orang yang mau menikahi putri saya," ujar perwakilan keluarga.
"Dengan hadiah: 1 mobil Avanza dan 1 rumah untuk Arofa dan suaminya, serta uang Sebesar: Rp 25.000.000, dua puluh lima juta rupiah SEKALIGUS tanah seluas 2 hektare," lanjutnya.
Bak pengumuman lomba pada umumnya, perwakilan keluarga juga meninggalkan nomor WhatsApp yang bisa dihubungi. Mereka juga mencetak foto sang putri yang siap dinikahi oleh pria pemenang sayembara.
"Alamat saya Desa Betek, Kecamatan Krucil untuk info lebih lanjut bisa langsung hubungi kami lewat nomor di atas (H. Jallani)," pungkasnya.
Tentu saja pengumuman sayembara nyeleneh ini langsung mencuri perhatian banyak warganet. Namun komentar yang disampaikan publik rupanya tidak kalah nyeleneh, sebab malah ada istri yang menawarkan suaminya untuk mengikuti sayembara tersebut.
"Bentar ijin ama bini dulu," ujar warganet.
"Waduh pagi-pagi udah lihat info menggoda iman," celetuk warganet.
"Suamiku tak tawarin.. malah ga mau.. dah q ijinin loh malah dia ngatain kalo aku dah hilang akal.." seloroh warganet.
"Gak ikut bikin (tapi) ikut ngasuh," sambung warganet lain, fokus pada calon anak yang tengah dikandung wanita di pengumuman sayembara tersebut.
Berita Terkait
-
Sedih Campur Kocak, Pemudik Asal Jakarta Bonceng Boneka Beruang Menuju Kampung Halaman, Publik: Terlalu Ngenes
-
Ngeri, Video Detik-detik Biawak Raksasa Masuk ke Rumah dan Gondol Anak Kucing, Warga Dibuat Histeris dan Panik
-
Viral Kandang Ayam Keren Punya Penampakan Unik, Desainnya Mirip Perkampungan
-
Ridwan Kamil Unggah Foto Mirip Afgan, Kaum Hawa di Sosial Media Histeris: Terlalu Sadis Caramu
-
Perempuan Ini Tunggu Berjam-jam tapi Teman Bukber Tak Kunjung Datang, Warganet Ikut Geregetan
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional