Suara.com - Dalam bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri 1443 H, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memastikan kesiapan infrastruktur, layanan, dan tim operasional untuk mengamankan kualitas layanan telekomunikasi agar tetap prima.
Telkom khususnya memastikan kualitas layanan terbaik bagi pelanggan dan masyarakat di area yang berpotensi dengan peningkatan trafik telekomunikasi yang tinggi, seperti area mudik, bandara, pelabuhan, rumah ibadah, rumah sakit fasilitas telekomunikasi kesehatan dan Covid-19, serta perumahan atau residence.
Guna mengecek kesiapan infrastruktur dan layanan, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate didampingi Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Ismail dan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Usman Kansong melakukan kunjungan sekaligus peninjauan ke Kantor Wilayah Telkom Cirebon, Jumat (29/4/2022).
Ini merupakan bagian dari kegiatan kunjungan Menkominfo ke Cirebon dan Sukabumi dalam rangka pengecekan Arus Mudik Lebaran Tahun 2022. Dalam kunjungannya, Menkominfo mendengarkan paparan terkait kesiapan layanan TelkomGroup jelang lebaran. Untuk mengantisipasi lonjakan trafik telekomunikasi, Telkom telah melakukan penambahan kapasitas sebanyak 728 site Telkomsel di sepanjang jalur mudik, peningkatan bandwidth untuk Ramadan dan Idulfitri, serta pengamanan di 1.177 Point of Interest (POI) atau area yang menjadi pusat peningkatan trafik seperti alun-alun, jalur mudik, area layanan masyarakat (public services), tempat wisata, jalan tol dan lainnya.
Untuk area di sepanjang jalur Pantura, terdapat 12 titik penting yang menjadi fokus pengamanan TelkomGroup, antara lain gerbang tol Palimanan dan 11 rest area yang berada di jalur tersebut. Telkom secara kontinyu melakukan pengawasan infrastruktur kabel backbone termasuk material suku cadang dan tim operasional. Telkom pun memastikan digitalisasi pada seluruh SPBU Pertamina yang berada di titik jalur mudik untuk mendapatkan kualitas layanan terbaik sehingga dapat melayani masyarakat dengan lebih mudah dan nyaman selama masa mudik.
Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate mengapresiasi kesiapan infrastruktur dan layanan TelkomGroup dalam menghadapi Ramadan - Idulfitri tahun ini. Menurutnya, mudik kali ini adalah momen pertama setelah dua tahun hibernasi sehingga harus ditandai dengan penuh kegembiraan.
“Ini adalah momen of truth di mana masyarakat mengharapkan layanan yang prima dari kita. Apresiasi terbesar untuk Telkom yang mampu mengantisipasi lebaran dengan baik melalui ketersediaan infrastruktur, layanan, dan personil. Dukungan Telkom ini membuktikan bahwa kita adalah tulang punggung digital Indonesia. Marilah kita sama-sama saling berkoordinasi agar perjalanan mudik dan balik berjalan dengan baik,” papar Johnny.
Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan, Lebaran tahun ini merupakan momen yang sangat spesial bagi masyarakat Indonesia karena untuk pertama kalinya masyarakat bisa melakukan tradisi mudik setelah dua tahun pandemi.
“Untuk itu, kami berkomitmen untuk memastikan berbagai layanan TelkomGroup tetap prima menemani para pemudik dan masyarakat di saat lebaran. Telkom juga telah menyiagakan 88 Posko TelkomGroup Siaga RAFI yang beroperasi secara nasional hingga regional dan daerah dengan total personil lebih dari 19 ribu orang yang standby 24x7 untuk memastikan kenyamanan masyarakat dalam menggunakan berbagai layanan digital. Telkom pun turut serta di Posko Terpadu bersama Kepolisian dan Dinas Perhubungan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik masyarakat,” jelasnya.
Baca Juga: Ini Jalur Alternatif Mudik Jakarta Semarang, Solusi Hindari Macet Parah di Tol Cikampek
Ririek menambahkan, pengamanan dilakukan dengan koordinasi secara terintegrasi mulai dari site langsung hingga pengawalan terpusat. Baik infrastruktur maupun layanan ditinjau melalui sistem monitoring yang menggunakan teknologi Robotic Procesing Automation, Artificial Intelligence, serta Machine Learning.
“Selamat mudik bagi seluruh masyarakat. Semoga mudik tahun ini dapat berjalan lancar dan masyarakat dapat berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Kami akan terus mengutaman kenyamanan dan pengalaman terbaik bagi pelanggan dalam menggunakan layanan TelkomGroup di saat lebaran,” tutup Ririek.
Berita Terkait
-
Polisi Ubah Penerapan One Way di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Per Hari Ini Mulai KM 70 Sampai KM 414
-
Jelang Lebaran Idul Fitri 1443 H, Jalur Puncak Bogor Terpantau Lenggang, Ini Prediksi Polisi
-
Hindari Macet Panjang Menuju Pelabuhan Merak Banten, Pemudik Asal Lampung Pilih Naik Kereta Api
-
Telkom dan Microsoft Perkuat Kemitraan Strategis untuk Akselerasi Digitalisasi Indonesia
-
Puncak Arus Mudik Lebaran Diprediksi Terjadi Hari Inidan Besok Sabtu
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar