Suara.com - Jumlah pengunjung Taman Margasatwa Ragunan, Selasa (3/5/2022), bertambah banyak, hingga pukul 12.00 WIB, mencapai 22.785 orang.
Staf Pelayanan Informasi dan Kehumasan Taman Margasatwa Ragunan Bambang Wahyudi mengatakan kuota maksimal pengunjung selama pandemi Covid-19 sebanyak 45 ribu orang (75 persen).
"Ini data terus mengalir ya. Di pintu masuk juga masih ada antrean yang ingin masuk ke Ragunan," kata Bambang di Ragunan.
Loket Taman Margasatwa Ragunan akan dioperasikan hingga pukul 16.00 WIB. Pukul 17.00 WIB merupakan waktu terakhir pengunjung berada di Ragunan.
"Setelah jam lima sore harus pulang," kata dia.
Pedagang menyambut ramainya pengunjung Ragunan dengan suka cita.
Fitri (35) yang berjualan es krim bersama ibunya, Foni (64), tetap bergembira walaupun jumlah pengunjung belum sebanyak dulu.
Bagi mereka ramainya pengunjung menandakan mulai terjadi pemulihan ekonomi dan mereka berharap kecipratan rezeki.
Mereka berharap penjualan tiket Ragunan kembali secara offline.
Baca Juga: Sambut Libur Lebaran, Ragunan Hadirkan Atraksi Hewan Makan 'Ketupat'
"Pengunjungnya juga minta. Kan, sekarang masih online kasihan sama offline. Yang dari jauh tidak tahu prosedurnya nah itu. Mohon kebijakannya biar yang jualan enak, pengunjung juga enak," katanya.
Pedagang minuman bernama Arif (45) juga menyampaikan harapan positif.
"Mudah-mudahan saja dah, namanya dagang kan tidak nentu. Kelihatan ramai belum tentu pengunjungnya banyak yang jajan, kadang sepi pengunjung yang jajan banyak," kata Arif.
Berita Terkait
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Mau Gratis Naik MRT sampai Masuk Ragunan? Catat Dua Tanggal Ini
-
DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah
-
Heboh Ultah Komu! Saat 41 Ribu Orang Rela Antre Demi Lihat Gorila Pemetik Kelapa di Ragunan
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK
-
Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha