Suara.com - Pemerintah Ukraina bersama Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan Komite Internasional Palang Merah kembali melakukan evakuasi terhadap warga sipil yang berada di Mariupol.
Dikutip Antara dari Reuters, iring-iringan bus yang berisi warga sipil meninggalkan Mariupol pada Rabu (4/5/2022).
"Konvoi itu menuju kota Zaporizhzhia yang masih dikuasai Ukraina," kata Gubernur Donetsk Pavlo Kyrylenko.
Meski begitu, ia tidak menyebut jumlah bus yang tergabung dalam konvoi tersebut. Pun tidak diketahui apakah ada warga sipil yang telah dievakuasi dari pabrik baja di Mariupol, yakni pertahanan terakhir kota tersebut berjuang melawan pasukan Rusia.
Untuk diketahui, puluhan pengungsi yang selama beberapa pekan berada di bungker pabrik baja Azovstal tiba di Zaporizhzhia dengan selamat pada Selasa (3/5/2022).
Namun, pekerja bantuan menyebut masih banyak orang yang terjebak di kota pelabuhan tersebut.
"Rombongan bus sudah meninggalkan Mariupol," kata Kyrylenko lewat aplikasi perpesanan Telegram.
"Sampaikan informasi ini kepada mereka yang membutuhkan!" lanjutnya.
Selama ini, Kompleks Industri Azovstal beserta bungker dan terowongannya menjadi tempat berlindung bagi warga sipil dan petempur Ukraina saat Moskow mengepung Mariupol, kota strategis di Laut Azov.
Baca Juga: Di Tengah Perang Berkecamuk, Sekjen PBB Kunjungi Sejumlah Kota Di Ukraina
Wali kota Mariupol pada Selasa mengatakan lebih dari 200 warga sipil masih berada di pabrik Azovstal.
Total 100.000 warga sipil masih berada di kota itu, yang luluh lantak akibat kepungan dan tembakan artileri Rusia selama beberapa pekan.
Orang-orang berjalan menuntun sepeda mereka menyeberangi jalan saat asap membubung di atas pabrik baja Azovstal selama konflik Ukraina-Rusia di kota pelabuhan selatan Mariupol, Ukraina, Senin (2/5/2022). (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement