News / Nasional
Kamis, 05 Mei 2022 | 11:20 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual pada perempuan [suara.com/Eko Faizin/egiapriyanti]

Suara.com - Kasus prostitusi anak masuk kerap terjadi di sejumlah daerah. Tak jarang korbannya adalah anak di bawah umur. Seperti yang terjadi pada gadis asal Garut, Jawa Barat yang berinisial NAS (19 tahun).

Sasa, begitu nama panggilannya, membuat pengakuan di media sosial mengenai dirinya yang telah dijual oleh teman prianya, yakni YR pada seorang laki-laki hidung belang. 

Pengakuannya ia publikasikan di akun laman Facebook beberapa waktu lalu, sehingga mendapatkan sorotan tajam. Bahkan ada pula warganet yang mengaku mengalami kejadian serupa dengan Sasa, dengan pelaku yang sama pula.

Berikut adalah fakta-fakta pengalaman gadis asal Garut yang hendak dijual oleh teman prianya:

1. Asal Garut

Korban penjualan perempuan ini berinisial NAS ini berusia 19 tahun, dan kerap dikenal dengan nama panggilan Sasa. Ia merupakan warga kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

2. Dijual Temannya

Sasa mengaku dirinya dijual oleh teman prianya berinisial YR (29 tahun) pada laki-laki hidung belang yang berprofesi sebagai sopir truk. Dalam pengakuannya lewat media sosial, Sasa mengaku dijual dengan tarif Rp 300 ribu.

3. Kabur Saat Transaksi

Baca Juga: Ketakutan Usai Dipalak Preman, Sopir Truk Sampah Tancap Gas hingga Tabrak Lima Kendaraan

Tidak suka dengan perlakuan bejat temannya, Sasa melarikan diri saat transaksi sedang dilakukan. Ia berhasil lolos dari jeratan pria hidung belang tersebut.

Karena tidak tahan, ia akhirnya memutuskan membagikan kisah pilunya di lini masa Facebook. Kisahnya itu mendapat banyak respons dari warganet.

4. Banyak Korban YR

Setelah kisahnya beredar di media sosial, satu persatu warganet yang mengaku korban YR bermunculan. Ada sejumlah warganet yang mengirim pesan pribadi padanya dan mengatakan bahwa dirinya pernah menjadi korban dari aksi bejatnya YR.

"Aku sendiri enggak nyangka, ternyata banyak korban yang direct message ke aku, mereka curhat dan pernah menjadi korban si YR," ujar Sasa pada Selasa (3/5/2022).

5.  Masih Banyak Korban Lainnya

Load More