Suara.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyatakan belum ada penambahan kasus positif Covid-19 yang signifikan dalam sepekan, setelah libur lebaran.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, hal itu diketahui dalam pemantauan Satgas Covid-19 di delapan provinsi tujuan mudik terbesar yaitu, Jawa Tengah (Jateng), Jawa Barat (Jabar), Jawa Timur (Jatim), DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Lampung, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar).
"Kasus positif, kasus aktif, kematian BOR serta positivity rate ke delapannya terus Mengalami penurunan yang signifikan," kata Wiku.
Dia membeberkan, dalam sepekan terakhir kasus positif Covid-19 di seluruh provinsi mengalami penurunan.
"Kasus positif dalam tujuh hari terakhir, penambahan tertinggi di DKI Jakarta yaitu 519 kasus dan penambahan terendah di Sumatera Barat sebanyak enam kasus," ucapnya.
Kemudian, angka kesembuhan harian di seluruh provinsi mengalami kenaikan, per 9 Mei 2022, persentase kesembuhan di seluruh provinsi sudah lebih dari 90 persen.
"Dengan tertinggi yaitu DKI Jakarta 98.7 persen, Jawa Barat 98,4 persen dan Sumatera Utara 97,8 persen," lanjutnya.
Kasus kematian mingguan di seluruh provinsi dalam tiga bulan terakhir juga mengalami penurunan. Namun, Jawa Tengah beberapa minggu terakhir masih mengalami kenaikan meskipun tidak signifikan.
"Penambahan kematian dalam tujuh hari terakhir tertinggi juga di Jawa Tengah yaitu 63 kasus. Sementara penambahan terendah di Sumatera Barat yaitu 0 kasus," beber Wiku.
Baca Juga: Usai Lebaran PPKM dan PTM Jalan Terus, Ganjar: Suasananya Sudah Seperti Endemi
Untuk kasus aktif mingguan di seluruh provinsi mengalami penurunan dan per 8 Mei 2022, penambahan kasus aktif tertinggi di Jawa Barat yaitu 1.598 dan penambahan terendah di Sumatera Barat yaitu 92 kasus.
Angka keterpakaian tempat tidur di ruang isolasi rumah sakit rujukan COVID-19, masih terbilang sangat rendah yakni sekitar 0,35 sampai 2,71 persen saja.
"Jika melihat pada 8 provinsi tersebut, persentase tertinggi di DI Yogyakarta sebesar 2,71 persen. Sementara terendah di Lampung yaitu 0,99 persen," sambungnya.
Kabar baik lainnya, angka positivity rate dari tes PCR terus menurun dari 30 persen pada Maret lalu, sekarang turun hingga 1,73 persen orang positif dari total diperiksa.
Sayangnya jumlah orang diperiksa mingguan mengalami penurunan. Jika pada pertengahan Maret lalu mencapai lebih dari 1 juta orang diperiksa perminggu, kini angkanya terus menurun hingga minggu lalu sekitar 300 ribu orang.
Wiku menyebut dampak pada peningkatan kasus setelah libur panjang biasanya terlihat pada 2 - 3 minggu setelahnya, antisipasi terus dilakukan oleh pemerintah dengan memantau perkembangan kasus.
Tag
Berita Terkait
-
Usai Lebaran PPKM dan PTM Jalan Terus, Ganjar: Suasananya Sudah Seperti Endemi
-
Kasus Covid-19 Mulai Meningkat Usai Masa Mudik Lebaran, Wagub DKI Anggap Masih Wajar
-
Pasca Libur Lebaran 2022, Dinkes Catat 17 Kasus Covid-19 Gejala Ringan di Kota Bogor
-
Kabar Baik, Pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Tersisa Satu Orang
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026
-
BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi
-
Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar
-
Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Masuk 10 Besar Pelestari Budaya di Festival Piala Presiden
-
PDIP Tuding PSI Bajak Kader, Isyana Jawab Begini
-
FBI Gagalkan Serangan di Acara HUT Trump: Drone, Sniper, hingga Penyerbuan Gedung Putih
-
Menkes Budi dan Direksi BTN Jadi Guide Runner Pelari Disabilitas di 5K BTN JAKIM 2026
-
Lawatan Prabowo Jadi Sorotan: Investasi Asing Lesu, Beban Ekonomi Rakyat Malah Naik