Suara.com - Polda Papua Barat dan Kodam XVIII Kasuari mengerahkan 918 personel gabungan TNI dan Polri untuk mengamankan situasi di Manokwari, Papua Barat, menjelang pelantikan penjabat gubernur Papua Barat.
Kapolres Manokwari AKBP Parasian H. Gultom dan Dandim 1801/Manokwari Letkol Inf Rachmat Christanto turun langsung ke lapangan untuk memantau situasi di sejumlah titik di Manokwari.
"Pengerahan anggota yang kami lakukan bukan tanpa alasan, ini terkait dengan informasi yang kami peroleh yakni rencana aksi oleh sekelompok masyarakat," kata Gultom seperti ditulis Antara, Kamis.
Pemerintah, melalui Kementerian Dalam Negeri, melantik Komjen Purn Paulus Waterpauw sebagai Pj Gubernur Papua Barat bersama empat penjabat gubernur daerah lain di Jakarta, Kamis.
Sementara itu, Kamis pagi, sekelompok orang melakukan aksi blokade jalan yang diikuti dengan bakar ban di beberapa lokasi di Manokwari, seperti di Kantor Gubernur Papua Barat di kawasan Arafai, wilayah Amban di mana terdapat Universitas Negeri Papua, dan kawasan Sanggeng.
Namun blokade jalan dengan material batang pohon, batu, dan pasir itu dibuka kembali oleh aparat gabungan TNI dan Polri lewat patroli keliling Kota Manokwari. Hal itu dilakukan untuk memastikan situasi di Manokwari tetap kondusif.
Gultom menegaskan pihaknya tetap menyiagakan anggotanya di sejumlah titik hingga situasi benar-benar aman dan terkendali, sekaligus memberikan rasa aman kepada warga setempat untuk tetap beraktivitas.
"Tadi pagi memang sempat terjadi pemalangan, namun melalui negosiasi yang baik dengan masyarakat, palang sudah dibuka kembali," katanya.
Dia meminta warga tidak terprovokasi dengan kepentingan kelompok oknum yang memanfaatkan momentum pelantikan Pj. Gubernur Papua Barat untuk mengacaukan keamanan dan ketertiban masyarakat Manokwari.
Baca Juga: Mendagri Tito Resmi Lantik Lima Pj Gubernur, Salah Satunya Pensiunan Jenderal Polisi
"Kami minta masyarakat Manokwari jangan terprovokasi dengan berbagai isu yang tidak benar. Mari kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di Kota Manokwari tetap kondusif, sehingga masyarakat bisa tetap melakukan aktivitas seperti biasa," ujarnya.
Hari ini, Mendagri Tito Karnavian melantik lima penjabat gubernur.
Mereka yang dilantik menjadi Pj Gubernur adalah Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasna Perbatasan di Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) Komjen Purn Paulus Waterpauw sebagai Pj. Gubernur Papua Barat, Sekretaris Daerah Banten Al Muktabar sebagai Pj. Gubernur Banten, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik sebagai Pj. Gubernur Sulawesi Barat, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ridwan Jamaludin sebagai Pj. Gubernur Bangka Belitung, serta Staf Ahli Bidang Budaya Sportivitas Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Hamka Hendra Noer sebagai Pj. Gubernur Gorontalo. (Antara)
Berita Terkait
-
Mendagri Tito Resmi Lantik Lima Pj Gubernur, Salah Satunya Pensiunan Jenderal Polisi
-
Muncul Aksi Massa, Ratusan Aparat TNI/Polri Jaga Ketat Ibu Kota Manokwari Saat Pelantikan Penjabat Gubernur Papua Barat
-
Mendagri Tito Karnavian Lantik Lima Penjabat Gubernur Kamis Besok, Ini Daftar Namanya
-
Komjen Paulus Waterpauw Akan Dilantik Sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi