Suara.com - Penerimaan mahasiswa baru Universitas Indonesia (UI) jalur prestasi sudah dibuka. Simak cara daftar penerimaan mahasiswa baru UI jalur prestasi berikut ini.
Dipantau dari akun Instagram universitas Indonesia @univ_indonesia, calon mahasiswa baru bisa melihat pengumuman penerimaan mahasiswa baru jalur prestasi 2022. Cara daftar penerimaan mahasiswa baru UI jalur prestasi juga dicantumkan di sana. Berikut penjelasannya.
Berdasarkan pengumuman yang beredar di instaram akun @univ_indonesia berikut informasi cara daftar penerimaan mahasiswa baru UI jalur prestasi.
1. Pastikan melakukan pendaftaran sesuai jadwal
Berikut jadwal pendaftaran mahasiswa baru UI Jalur prestasi:
- Jadwal pendaftaran dibuka pada 12 Mei- 4 Juni 2022
- Jadwal proses seleksi dan wawancara dilaksanakan pada 6 - 17 Juni 2022
- Pengumuman dilaksanakan pada 24 Juni 2022
- Pendaftaran bisa dilakukan melalui laman penerimaan.ui.ac.id.
2. Jenis prestasi juga harus sesuai
Penerimaan mahasiswa baru UI Jalur prestasi menerima mahasiswa baru hanya di beberapa jenis prestasi, antara lain:
- Sains dan teknologi
- Ilmu kesehatan
- Ekonomi dan kewirausahaan
- Seni, Bahasa, Literasi, dan Keagamaan
- Olahraga
3. Memenuhi syarat pendaftaran jalur prestasi
Berikut syarat-syarat pendaftaran jalur prestasi mahasiswa baru UI:
Baca Juga: Cara Daftar dan Download Advance Server OB34 Free Fire Mei 2022
1. Siswa memiliki prestasi minimal juara tiga atau meraih medali perunggu pada ajang kompetisi di tingkat nasional dan internasional
2. Prestasi tersebut di atas dapat dibuktikan dengan sertifikat yang diselenggarakan oleh penyelenggaraan kompetisi atau sertifikat nasional dari Pusat Prestasi Nasional
3. Prestasi diperoleh pada saat masih Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA)
Ketentuan Umum Penerimaan Mahasiswa Baru UI Jalur Prestasi
Cara daftar penerimaan mahasiswa baru UI jalur prestasi harus ketentuan umum penerimaan baru jalur prestasi berikut ini:
1. Pendaftar adalah siswa kelas XII atau kelas 3 SMA/MA/SMK sederajat yang akan dinyatakan lulus pada tahun 2022
Tag
Berita Terkait
-
Cara Daftar dan Download Advance Server OB34 Free Fire Mei 2022
-
Pemprov DKI Buka Pendaftaran DTKS Tahap II, Begini Cara Mendaftar dan Persyaratannya
-
Cara Daftar DTKS Jakarta 2022 Tahap II Agar Dapat Bansos, Simak Syaratnya!
-
Simak! Jadwal Pendaftaran Universitas Gunadarma 2022
-
Link Daftar Kartu Prakerja Gelombang 27, Kuota Terbatas Segera Daftar!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul
-
DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu
-
Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?
-
Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang
-
Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439