Suara.com - Masih dalam suasana Idul Fitri 1443 H, PT Permodalan Nasional Madani menggelar acara Halal bi Halal bernama “Ketupat Lebaran di Majalengka (Ketemu Pak ET Lebih Berkesan Setelah Lebaran di Majalengka” bersama Menteri BUMN Erick Thohir di Islamic Center Majalengka, Jawa Barat, Jumat (13/5/2022).
Halal bi alal kali ini sekaligus merupakan kunjungan pertama kali Erick Thohir setelah lebaran ke PNM. Tujuan diadakan kegiatan ini sebagai wadah silahturahmi Menteri BUMN bersama dengan Account Officer (AO) PNM dan nasabah PNM serta memperkenalkan produk lokal nasabah PNM Majalengka.
Halal bihalal ini juga dihadiri langsung oleh Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi. Pada kesempatan kali ini, Erick menyampaikan motivasi kepada para AO agar mampu meningkatkan dan terus mendorong nasabah PNM Mekaar hingga jumlahnya dapat mencapai 14 juta nasabah di Indonesia. Beliau juga menyampaikan agar jumlah nasabah PNM Mekaar dapat terus meningkat hingga 20 juta nasabah.
“Kalau ini tidak mungkin berhenti, karena programnya di seluruh Indonesia yang jumlahnya sudah 12,7 juta. Bahkan sekarang sedang kita dorong menjadi 14 juta orang dan cita-citanya 20 juta orang. Jadi program ini bukan karena saya jadi menteri, karena tidak mungkin ketika sudah tidak menjadi menteri lalu yang 12,7 juta nasabah diberhentikan”, ujar Erick.
Selain itu, acara halal bihalal ini juga dihadiri oleh 500 orang Account Officer (AO) PNM Majalengka dan nasabah PNM Mekaar. Pada kesempatan tersebut, dua orang AO Inspiratif Cabang Majalengka dapat berbincang langsung menceritakan tentang kisah mereka hingga menjadi seorang AO yang Inspiratif.
Casrini AO PNM mengungkapkan bahwa “Awalnya hanya iseng menjadi seorang AO PNM Mekaar, sampai akhirnya sekarang bisa menjadi tulang punggung keluarga".
Kegiatan Halal bi Halal ini ditutup dengan pemberian beasiswa pendidikan dari Erick Thohir kepada salah satu AO inspiratif dan pemberian sepasang sepatu rajut ber inisialkan ET yang dibuat secara khusus oleh nasabah PNM Mekaar.
Sebagai informasi, hingga 13 Mei 2022 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 127 T kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 11,9 juta nasabah. Saat ini PNM memiliki 3.386 kantor layanan PNM Mekaar dan 688 kantor layanan PNM ULaMM di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 443 Kabupaten/Kota, dan 5.640 Kecamatan.
Baca Juga: Pemberdayaan UMKM Jadi Salah Satu Jalan Pengentasan Kemiskinan dan Pemerataan Ekonomi
Berita Terkait
-
Berdayakan Masyarakat Padalarang, PNM Resmikan 'Ruang Pintar'
-
Ratusan Emak-emak di Purwakarta Deklarasikan Dukung Sandiaga Uno Pada Pilpres 2024, Alasannya Karena...
-
Emak-emak Purwakarta Deklarasikan Dukungan Untuk Sandiaga Uno di Pilpres 2024, Ini Alasannya
-
Diyakini Sosok Yang Kerja Nyata Kembangkan UMKM, Sandiaga Dapat Dukungan di Purwakarta
-
Tak Perlu ke Bank, Pelaku UMKM Bisa Ajukan KUR Lewat Aplikasi
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Iran Bantah Mentah-mentah Klaim Damai Donald Trump
-
Kabar Duka dari Raja Thailand, Putrinya Bajrakitiyabha Mahidol Meninggal Dunia
-
Habis Dibombardir, Donald Trump Umumkan Damai dengan Iran
-
Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara
-
BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Demo di Bundaran HI Hari Ini, Kondisi Ekonomi Jadi Sorotan
-
Kasus Suap Bea Cukai Blueray, Kenapa Seret Nama Raffi Ahmad?
-
Jakarta Menuju 5 Abad: Kota Global Bukan Cuma Soal Megahnya Pencakar Langit
-
Impunitas Menguat! Vonis Ringan TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Adalah 'Mock Trial' yang Zalim
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami