Suara.com - Hati manusia mencerminkan ketulusannya. Hati terkadang redup meskipun tetap hidup. Bahkan terkadang hati menjadi mati. Banyak penyebab matinya hati menurut banyak ulama. Berkaitan dengan matinya hati, ada sebuah kejadian yang berkaitan dengannya. Ibrahim bin Adham yang saat itu tengah berjalan-jalan di pasar bashrah, orang-orang kemudian mendatanginya. "Apa maksud firman Allah, berdoalah kamu kepada-Ku niscaya Aku akan perkenankan doamu." (QS Ghafir [40] : 60). Mereka berkata, "Kami sebenarnya telah berdoa, namun setidaknya hingga hari ini tak kunjung dikabulkan Allah." Ibrahim berkata, "Karena kalian mati hati. Maka, bagaimana doa kalian akan dikabulkan?" Mereka bertanya lagi, "Mengapa kami dikatakan mati hati?" Ibrahim menjawab, "Terdapat 10 perkara yang menyebabkan mati hati". Kemudian dia sebutkan satu per satu secara berurutan.
Berkaitan dengan hati menjadi mati, berikut penyebab hati menjadi mati menurut K.H. Zainuddin MZ. Jika Allah sudah berpaling, itulah kemalangan yang paling besar. Jika hati mati, maka tidak ada getaran dan doa tidak akan didengar.
1. Meninggalkan kewajiban ibadah kepada Allah SWT
Orang tersebut meninggalkan kewajibannya. Ia tidak sholat, ia tidak melakukan ibadah wajibnya. Ia berpaling dari Allah SWT. Hendaknya manusia menyembah terlebih dahulu sebelum meminta.
2. Memohon kepada Allah SWT tidak diiringi Mendekat kepada Allah SWT
Jika ingin dekat dengan Allah SWT, turuti permintaannya. Ikuti tuntunannya. Bukan dengan melakukan sebaliknya.
3. Membaca Al Quran tapi tidak melaksanakan ajarannya
Terkadang orang membaca, mengagungkan Al Quran tetapi tidak melaksanakannya. Ajaran di dalamnya tidak dilakukan bahkan sering diinjak-injak. Inilah yang menyebabkan hati mati. Membaca Al Quran itu penting tetapi haruslah dilaksanakan.
4. Tidak Pernah Bersyukur
Allah SWT memberikan nikmat yang luar biasa banyak, tetapi manusia tidak mensyukurinya. Setiap saat manusia menerima nikmat dari Allah SWT tetapi tidak pernah bersyukur. Bersyukurlah dalam ucapan dan dalam perbuatan. Bersyukur dengan perbuatan yakni mau bersedekah dan berbagi dengan orang lain.
Baca Juga: Doa Agar Mudah Mengerjakan Soal, Peserta UTBK-SBMPTN 2022 Bisa Baca Ini
5. Tidak Mempersiapkan Kematian
Orang-orang mempercayai bahwa yang hidup akan mati, tetapi mereka tidak mempersiapkannya. Orang-orang merasa sombong. Semakin jauh perjalanan seharusnya semakin banyak bekal yang dipersiapkan.
Demikian 5 penyebab matinya hati menurut K.H. Zainuddin MZ. Hendaknya manusia mempersiapkan diri dan terus mendekat kepada Allah SWT karena kapanpun Allah akan mampu memanggilnya. Kemalangan yang paling besar adalah ketika Allah berpaling dari hidup.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Lebih dari Putus Cinta, Ini Alasan Friendship Breakup Terasa Menyakitkan
-
Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis
-
Merayakan Patah Hati Paling Senyap di Buku Jatuh Cinta Diam-Diam
-
Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer
-
Ketika Piala Dunia Bikin Patah Hati: Tips Bangkit Setelah Tim Favorit Gugur
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Melon 'Berwajah' Pejuang di Sleman, Cara Petani Muda Rayakan Kemerdekaan
-
Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau
-
Diduga Ada Siswi Tertabrak di Jurangmangu, KRL Palmerah-Rangkasbitung Alami Gangguan
-
Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus
-
Promo Khusus KPR Renovasi BRI dengan Suku Bunga Spesial
-
Stok Beras Bulog Capai 5,25 Juta Ton, Tersebar di Berbagai Gudang Indonesia
-
Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek
-
Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari
-
WALHI: Sebutan "Bencana Alam" Tak Boleh Menutupi Kerusakan Ekologis
-
Studi Ungkap Dampak Penuaan Mikroplastik terhadap Polutan di Tanah