"Dari tangan Pak Jenderal (Napoleon)," sebut Kece.
Saudara melihat dari tangan terdakwa ini? Atau dari kantong yang lain?" kata JPU, menegaskan.
"Dari kantong terdakwa," ucap Kece.
Napoleon Menegaskan
Pada gilirannya, Napoleon yang juga hadir di ruang siang bertanya soal ponsel genggam yang disebutkan Kece di keterangan awal. Kepada Kece, perwira aktif Polri itu meminta membuktikan kebenearan tersebut.
"Ada handphone, bisa saudara buktikan saya punya handphone?" ucap Napoleon.
Dalam jawabannya, Kece mengaku melihat dua buah ponsel genggam.
"Waktu itu saya melihat ada dua handphone," jawab Kece.
"Dua handphone?" tanya Jenderal bintang dua tersebut.
"Betul," ucap Kece.
Napoleon kembali mengingatkan Kece jika seorang saksi telah diambil sumpah sebelum memberikan keterangan. Bahkan, akan ada sanksi jika Kece memberikan keterangan palsu di dalam persidangan.
"Saya tanyakan lagi apakah saudara saksi melihat saya membawa HP?" tegas Napoleon.
Kece pun berubah jawaban. Dia mengaku hanua melihat ada ponsel genggam. Namun, tidak tahu siapa yang membawa benda tersebut.
"Kalau membawa, saya tidak melihat cuma pada waktu itu saya melihat ada handphone," jawab Kece.
"Barusan tadi saudara saksi bilang tidak melihat handphone mengapa saudara mengatakan tadi (saya) membawa handphone, saudara diperiksa di sini dibawah sumpah ada sanksinya apabila itu bohong. Bagaimana?" tegas Napoleon.
"Jadi saya dalam hati waktu itu kenapa tidak boleh masuk HP, kok ada HP," jawab Kece.
"Tadi saudara ditanya pak jaksa bilang ada dua hp dua biji keluar dari kantong saku saya, pertanyaannya saudara saksi itu memberikan keterangan dengan disumpah, saudara bisa buktikan itu HP?" tegas Napoleon.
Hakim ketua Djuyamto seketika masuk dan bertanya kepada Kece soal kebenaran hal teraebut. Kece tetap pada jawaban yang menyebutkan ada ponsel genggam yang digunakam untuk merekam kejadian saat itu.
"Apakah saudara betul-betul melihat ada HP atau tidak?" tanya Djuyamto.
"Yang mulia saya betul-betul melihat waktu itu, pembicaraan saya pak jenderal di Choky sepertinya direkam demikian yang mulia," papar Kece.
Seketika, Napoleon masuk dan berkata jika pada saat kejadian benar ada ponsel genggam yang digunakan untuk merekam nantinya akan menguntungkan dia dalam sidang. Sebab, akan membuktikan kejadian yang sebenarnya saat itu.
"Tetapi nyatanya saya tidak punya, saya rugi sebenarnya kalau punya saya rekaman handphone saat itu wah saya akan tampilkan di sini," pungkas Napoleon.
Berita Terkait
-
Soal Surat Perdamaian dan Cabut Laporan Kasus Irjen Napoleon, M Kece Ngaku Ditekan dan Diancam
-
Usai Dihajar Irjen Napoleon dan Muka Dilumuri Tinja, M Kece Langsung Ngepel Sel Tahanan Bareskrim Pakai Kaos
-
Di Ruang Sidang, Napoleon Disebut Ancam Bunuh Keluarga M. Kece: Anak Buah Saya Banyak!
-
Cecar M Kece Soal Handphone, Irjen Napoleon: Kalau Punya Saya Tampilkan Rekamannya Di Sini
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar