Suara.com - Jajaran Kepolisian Resor Sorong Kota silaturahim dengan para kepala suku asli Papua dan mengajak mereka berkolaborasi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolres Sorong Kota AKBP Johannes Kindangen menyampaikan terima kasih kepada para kepala suku asli Papua yang terus membangun komunikasi dengan Polres Sorong Kota dalam rangka menjaga keamanan daerah.
Dia mengatakan bahwa tujuan silaturahim dengan para kepala suku ini, yang terpenting adalah menyampaikan dinamika pro dan kontra pembentukan daerah otonom baru (DOB) di Papua dan Papua Barat.
Sebab, menurut dia, permasalahan pro dan kontra DOB tersebut sekarang ini menyita perhatian banyak kalangan, bahkan menjadi pemicu bagi para oknum untuk melakukan hal-hal yang dapat menciptakan kondisi yang mengganggu kamtibmas di Kota Sorong.
Karena itu, kata Kapolres, melalui silaturahim ini pihaknya mengharapkan bantuan para kepala suku asli Papua agar dapat mengajak warga untuk tidak terprovokasi dan ikut aksi unjuk rasa kelompok yang menolak pemekaran daerah otonom baru seperti yang terjadi belakangan ini.
Kapolres juga minta para kepala suku tidak bosan-bosan bekerja sama dengan Polri dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan Kondusif.
"Situasi daerah yang aman dan kondusif memperlancar seluruh aktivitas terutama pembangunan daerah guna pemulihan ekonomi masyarakat di tengah pandemi COVID-19," demikian Kapolres Sorong Kota. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT