Suara.com - Meski sudah dilarang, beberapa orang masih memberikan bantuan kepada pengemis dengan alasan kemanusiaan. Tentu mereka berharap uang yang diberi bisa membantu para pengemis untuk mempunyai hidup lebih baik.
Namun tidak jarang kebaikan tersebut malah disalahgunakan, seperti yang terlihat di video unggahan akun TikTok @Nirmalanabila berikut ini. Pasalnya pengemis itu malah jadi semena-mena, bahkan sampai datang lagi dengan membawa pasukan!
Video yang kembali diviralkan oleh akun Instagram @underc0ver.id tersebut memperlihatkan dua orang wanita yang datang ke sebuah rumah bersama anak kecil.
Kemudian terlihatlah seorang perempuan muda yang keluar dan memberi bantuan kepada ibu-ibu pengemis tersebut.
Namun siapa mengira, jumlah pengemis yang datang di kemudian hari menjadi lebih banyak lagi. Bahkan di salah satu video terlihat para pengemis itu berjajar sampai memenuhi sisi depan rumah.
"Setiap Jumat, pengemis datang (bukan cuma) 1 sampe 2," tulis pemilik akun, seperti dikutip Suara.com pada Sabtu (21/5/2022). "(Tapi) pengemis datang, rombongan serasa se-RT."
Analogi yang terasa tepat lantaran jumlah pengemis yang datang memang tidak sedikit. Mereka tanpa malu mencoba mengintip ke dalam rumah lewat celah-celah pagar, berharap kembali mendapat bantuan.
Tentu saja situasi ini membuat pemilik rumah jadi jengkel karena niat berbaginya malah disalahgunakan. Apalagi karena terlihat para pengemis itu masih sangat mampu untuk bekerja alih-alih terus meminta-minta.
"Kalau dilihat dandanan rapih, itungannya masih mampu," jelasnya melanjutkan.
Tak hanya itu, pemilik rumah semakin kesal karena para pengemis itu sampai nekat melakukan hal tidak terduga. Dimulai dari menunggu sampai pemilik rumah keluar dan memberi uang, sampai berani membuka gerbang.
"Yang bikin kaget, belum dikasih pasti nunggu meski gak ada siapa-siapa atau balik lagi," ujarnya. "Yang gak sopan itu berani buka gerbang. Apakah ada yang kaya gitu juga."
Keluhan si pemilik rumah pun mendapat beragam respons warganet, mulai dari yang menyarankan untuk melapor ke petugas keamanan hingga agar lebih tegas dengan tidak memberi uang kepada pengemis tersebut.
"Tinggal stop ngasi, panggil satpol pp," usul warganet.
"Telpon kantor polisi terdekat, bilang ada orang mencurigakan yang berhenti di depan rumah," kata warganet.
"Orang indo mah gitu, dibaekin malah ngelunjak," komentar warganet, menyindir habis-habisan para pengemis itu.
"Mending dikasih ke pak pemulung aja deh pak.. maaf bukannya apa-apa,, pak pemulung bener-bener kerja, dia nggak nyari kesempatan," ujar warganet.
"Jujur aku ga suka ngasih pengemis kak , aku lebih menghargai orang yang sudah tua yang lebih milih jualan daripada ngemis," timpal warganet lain, menyarankan pemilik konten untuk melakukan hal serupa.
Kalau menurut kalian, harus diapakan para pengemis yang menyalahgunakan kebaikan seperti ini? Untuk video selengkapnya dapat disaksikan di sini.
Berita Terkait
-
Barang Selamat dari Curanmor, Pemilik Kesal Motor Ditahan Jadi Barang Bukti, Berbulan-bulan Kasus Tak Selesai
-
Apes! Parkir Motor di Tempat Kerja, Saat Pulang Kondisi Sudah Dipreteli Ban Beserta Pelek Lenyap
-
Viral Mobil Anti Perselingkuhan, Stiker di Kaca Belakang Dijamin Bikin Suami Ketar-ketir, Istri Wajib Lihat!
-
Kacau! Sepasang ABG Cium-ciuman di Taman Kota, Anak Kecil Ikut Lihat, Sampai Harus Disoraki Agar Pisah
-
Geger Pria Turun Ranjang Nikahi Adik Ipar, Sikap Legawa Eks Istri Disorot, Publik: Kirain Cuma di Sinetron
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam