Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi dinilai akan memberikan dukungannya kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan KSP Moeldoko di Pilpres 2024. Hal ini berdasarkan hasil analisis pengamat.
Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas mengatakan Presiden Jokowi sudah memberikan kode bakal mendukung Ganjar untuk maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.
Menurutnya, kode itu terlihat dari sikap Presiden Jokowi saat melakukan Rapat Kerja Nasional V Projo. Salah satunya pemilihan lokasi rapat yang diadakan di Magelang, Jawa Tengah.
"Pemilihan lokasi Rakernas V Projo di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tentunya ada pertimbangan dan ada nilai politis yang berkaitan dengan keputusan politik kelompok sukarelawan itu," ujar Fernando pada Minggu (22/5/2022).
Fernando menjelaskan, pemilihan Jawa Tengah sebagai lokasi rakernas dinilai sangat erat dengan arah dukungan Jokowi dan Projo kepada Ganjar Pranowo.
Selain itu, kehadiran sejumlah tokoh dalam Rakernas Projo juga menjadi sorotan. Di antaranya adalah Ganjar Pranowo dan Moeldoko sendiri, yang dinilai berpotensi mendapatkan dukungan dari Jokowi.
"Ganjar dan KSP Moeldoko berpotensi didukung Projo pada Pilpres 2024," lanjutnya.
Lebih lanjut, Fernando menilai Jokowi seolah ingin meletakkan estafet kepemimpinannya kepada dua tokoh nasional tersebut. Apalagi Ganjar dan Moeldoko juga memiliki kedekatan dengan Jokowi.
"Projo memiliki harapan Ganjar akan berpasangan dengan Moeldoko pada Pilpres 2024," kata Fernando.
Baca Juga: Komunitas Nelayan Pesisir Sulawesi Selatan Dukung Ganjar Pranowo Presiden 2024
Sebagai informasi, Presiden Jokowi kembali mengingatkan membahas urusan politik tidak perlu tergesa-gesa dalam sambutan di Rakernas Projo. Ia mengingatkan Projo jangan terburu-buru menentukan pilihan, meski pilihannya bisa saja sudah hadir di acara tersebut.
Berita Terkait
-
Komunitas Nelayan Pesisir Sulawesi Selatan Dukung Ganjar Pranowo Presiden 2024
-
Dari Ujung Timur Indonesia, DPD ProJo Papua Barat Usul Ganjar Pranowo Calon Presiden 2024
-
Larangan CPO Ekspor Dicabut, Harga TBS di Sumbar Masih Sulitkan Petani
-
Indonesia Dinilai Lebih Maju Tanpa Jokowi, Ini Tanggapan Refly Harun
-
Komunitas Nelayan di Sulsel Dukung Ganjar Pranowo Maju Jadi Capres 2024, Ini Alasannya
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan
-
Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain
-
Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!
-
Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas
-
Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan
-
Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi
-
Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!