Suara.com - Stok vaksin sinovac untuk anak di Aceh menipis. Hal itu menjadi hambatan untuk memberikan vaksin COVID-19 ke anak-anak.
Hal itu dikonfirmasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh.
Padahal Pemerintah Aceh menargetkan vaksinasi anak usai 6-11 tahun sebanyak 581.929 orang.
Saat ini, yang telah mendapatkan dosis satu sebanyak 486.786 orang atau 83,7 persen dan yang sudah melengkapi dosis dua baru 302.029 orang atau 51,9 persen.
Sejak Ramadhan 1443 Hijriah, kata dia, kelompok anak memang menjadi fokus pemerintah dalam meningkatkan cakupan penerima vaksin, terutama penerima dosis dua yang masih di bawah 70 persen.
Namun, hal itu terhambat karena stok vaksin Sinovac rata-rata kosong di 23 kabupaten/kota se Aceh. Sedangkan kelompok anak tidak direkomendasikan menggunakan dosis vaksin COVID-19 yang lain seperti Moderna, Pfizer dan lainnya.
“Anak memang menjadi fokus yang kita kejar, terutama anak sekolah dasar. Cuma saat ini sulitnya, stok vaksin Sinovac sudah sangat menipis,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Aceh Iman Murahman di Banda Aceh, Senin.
Stok dosis di seluruh Aceh rata-rata di bawah 50 ribu dosis. Yakni Sinovac ada sekitar 45 ribu dosis, Moderna sekitar 25 ribu dosis dan Pfizer ada hanya sekitar 35 ribu dosis.
“Stok Sinovac rata-rata kosong, kalau pun ada enggak banyak. Di Dinkes Aceh sudah kosong bahkan sejak pertengahan Ramadhan lalu. Ini yang menjadi kendala,” katanya.
Baca Juga: Keluarga Benarkan Tukul Arwana Dapat Vaksin Nusantara, Begini Cerita Lengkapnya
Tidak hanya di Aceh, menurut Iman, pemerintah pusat juga mulai kosong stok vaksin Sinovac. Hanya saja saat ini stok masih ada di beberapa provinsi lain, sehingga Aceh harus menunggu re-alokasi vaksin Sinovac dari daerah lain oleh pemerintah pusat.
“Kita sudah ajukan penambahan dosis Sinovac ke pemerintah pusat dari dua minggu lalu, namun belum ada responnya,” kata Iman.
Kendati demikian, lanjut dia, daerah-daerah yang masih memiliki dosis Sinovac terus melakukan vaksin anak. Namun ada juga daerah yang sudah menghentikan sementara karena stok Sinovac kosong seperti Aceh Utara, Bener Meriah dan beberapa daerah lain.
“Sekarang yang berlebih stok Sinovac itu Banda Aceh karena Banda Aceh sulit mengejar vaksinasi anak sehingga mereka masih banyak stok,” katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha
-
Dari Anemia hingga Isu Mental, Ketika Generasi Muda Turun Tangan Racik Solusi Kesehatan
-
Saat Ekonomi Sulit, Mal Andalkan Hiburan Anak untuk Dongkrak Belanja?
-
Guru Hebat Tak Cukup, Pendidikan Anak Dimulai dari Rumah
-
4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
-
Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil