Suara.com - Badan Intelijen Negara (BIN) mengklaim terus mempercepat vaksinasi massal dosis pertama hingga dosis ketiga alias booster di Kalimantan Selatan.
Kegiatan ini dilakukan sebagai prakondisi transisi pandemi Covid-19 menuju endemi.
Kepala BIN Daerah (Kabinda) Kalimantan Selatan, Brigjen Pol Heri Armanto melalui Koordinator Wilayah Kota Banjarmasin, Alfian Purba menyebut vaksinasi diselenggarakan bersama Pemerintah Kota Banjarmasin dan forum RT-RW setempat.
“Kegiatan vaksinasi Covid-19 dengan sasaran warga di kawasan Kuin Selatan,” kata Alfian dalam keterangannya, Selasa (24/5/2022).
Selain melaksanakan vaksinasi, kata Alfian, pihaknya turut pula membagikan paket sembako kepada para peserta. Di samping untuk memikat, pembagian sembako menurutnya sebagai bentuk apresiasi terhadap warga atas partisipasinya mengikuti program vaksinasi.
“Tim juga melayani masyarakat yang mau vaksin dosis satu, dosis dua, maupun booster," katanya.
Alfian mengungkap, BIN Kalimantan Selatan sepanjang 2022 sini telah melakukan vaksinasi sebanyak 564.451 dosis. Dia mengimbau masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi baik dosis satu, dua, ataupun booster untuk mendatangi gerai-gerai vaksin yang telah disediakan.
"Syaratnya cukup membawa KTP untuk pendataan,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Jawa Barat Jadi Penyumbang Kasus COVID-19 Harian Terbanyak Kedua di Indonesia
-
Siapa Gus Thuba? Viral Karena Dituding Tak Sopan Kepada Habib Qodir
-
Kabar Ada Vaksin Covid-19 Beredar Tanpa Izin, Menteri Muhadjir Tak Percaya
-
BPK Ungkap 78 Juta Dosis Vaksin Beredar Tanpa Izin, Menko PMK: Kalau Ada Mustahil, Semua Tercatat di PeduliLindungi
-
Ustaz Haikal Hassan Dicap Pengkhianat oleh Habib Bahar: Kami Tetap Taat Hukum
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter