Suara.com - Pencarian anak Ridwan Kamil, Emmeril “Eril” Kahn Mumtadz yang hilang masih terus dilakukan. Eril dinyatakan hilang saat berenang di Sungai Aare, Bern, Swiss disejak Kamis (26/5/2022) pukul 11.24 waktu setempat. Ada update pencarian anak Ridwan Kamil terbaru yang mengerucut ke lokasi potensial Eril berada.
Pada saat kejadian, Eril bersama dua orang lainnya yakni adik dan seorang temannya. Hingga kini Tim SAR Swiss masih terus berupaya untuk melakukan pencarian di beberapa titik krusial di Sungai Aare. Berikut ini update pencarian anak Ridwan Kamil terbaru, Emmeril Kahn Mumtadz yang hilang di Sungai Aare, Bern, Swiss.
Mengerucut ke Lokasi Potensial di Marzili, Bern
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bern mengungkapkan lokasi pencarian Eril mengerucut hingga ke wilayah Marzili, Bern, Swiss. Perlu diketahui bahwa Marzili merupakan sebuah wilayah yang terletak di tepi Sungai Aare.
Hingga hari keempat pencarian, kepolisian masih terkendala dengan tingkat kekeruhan air yang bersumber dari partikel lelehan salju. Pencarian juga akan dilanjutkan pada hari ini Senin (30/5/2022) waktu setempat.
Pencarian Menggunakan Drone dan Boat Search
Pencarian Eril dilakukan dengan memindai lokasi menggunakan pesawat tanpa awak (drone) yang dilengkapi dengan sensor yang dapat mendeteksi panas tubuh serta dengan menggunakan boat search.
Duta Besar RI untuk Swiss, Muliaman Hadad mengungkapkan pihak kepolisian Swiss telah melakukan pencarian menggunakan drone thermal selama 15 menit sejak 10 menit setelah menerima laporan. Tim SAR Swiss telah menyisir setiap area Sungai Aare meski masih belum ada tanda keberadaan Eril.
Pada pencarian hari ketiga, drone yang digunakan adalah drone pendeteksi permukaan sungai kontur dasar sungai. Drone ini terbang lebih rendah di sepanjang arus sungai yang bermanuver jengkal demi jengkal.
Baca Juga: Masih Dalam Pencarian, Ratusan Warga Cirebon Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Anak Ridwan Kamil
Sementara itu, ada perahu pencari yang berisi 3 petugas secara zigzag yang telah dilengkapi dengan teropong untuk melihat ke bawah sungai.
Pencarian masih dilakukan oleh 20 personel SAR yang dipimpin langsung oleh Kepala Polisi Maritim Bern, Urs Kaser yang terdiri atas polisi, polisi maritim, pemadam kebakaran yang juga pilat drone.
Sensor Deteksi Sungai
Tim SAR Swiss menggunakan sensor pendeteksi sungai untuk melakukan pencarian Eril. Sensor tersebut mampu mendeteksi air hingga kedalaman 3 meter. Sementara itu, pencarian difokuskan ke area di antara dua pintu air terdekat yakni Schwellenmaetteli dan Engehalde.
Menerjunkan Tim Penyelam
Tim penyelam profesional juga diterjunkan dalam pencarian Eril. Tim penyelam juga mencari dan merekam dalam bentuk foto dan video untuk mendukung informasi kepada pihak keluarga yang memantau di area lokasi kejadian.
Tag
Berita Terkait
-
Masih Dalam Pencarian, Ratusan Warga Cirebon Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Anak Ridwan Kamil
-
Doa Bersama Warga Cirebon untuk Anak Ridwan Kamil yang Hilang di Sungai Aare
-
Ridwan Kamil Fokus Cari Eril, Sekda Jabar Pastikan Roda Pemerintah Tetap Berjalan
-
Usai Bikin Cuitan soal Anak Ridwan Kamil, Livy Renata Minta Maaf
-
Terkuak Penyebab Warna Air Sungai Citarum Berubah Merah Darah
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?