Pada tanggal 27 November 2021 di tengah malam, ada nomor tak dikenal yang video call kakak bagus. Setelah diangkat, wajah Bagus muncul ia ketakakutan dan minta ditransfer uang sebersar Rp 5 juta.
"Pas Video call, kondisinya dia minta uang lima juta, suruh transfer sekarang sambil minta tolong banget, dia video call jam 12 malam pakai nomor baru, tapi foto profil adik saya," ujar Adi Pamungkas, kakak Bagus saat dihubungi Suara.com melalui pesan WhatsApp Selasa (31/5/2022).
Menurut Adi, tempat adiknya melakukan video call adalah sebuah ruangan di mana terlihat banyak anak seumuran adiknya.
Terdengar pula suara seorang pria yang marah-marah meminta Bagus pindah tempat dan memaksa untuk cepat ditransfer.
Ada ancaman jika Bagus tak mentransfer maka ia akan mati.
Adi sendiri meminta Bagus untuk share lokasi, tapi adiknya itu tak berani. Kemudian video call dimatikan dan nomor tersebut tak bisa lagi ditelepon.
Nomor tersebut kemudian mengirimkan video Bagus yang duduk. Bagus diminta tersenyum dalam video tersebut.
"Masa cemberut kayak gitu, jangan cemberut jangan terpaksa senyumnya, katanya mau pulang," ujar pria di balik video Bagus.
Menurut Adi, pemilik nomor mengirimkan pesan jika Bagus ingin pulang maka harus membayar Rp 5 juta untuk administrasi mendaftar kerja.
Baca Juga: Aksi Heroik Juru Parkir Pekanbaru Tangkap Jambret, Publik: Jadikan Duta Parkir!
Kelaurga tak langsung memberikan uang, namun kemudian pihak terduga peculik menurunkan nominal menjadi Rp 2 juta sebagai administrai dan ongkos Bagus pulang.
Keluarga menolak lagi dan melakukan negosiasi, akhirnya dengan persetujuan keluarga akan mengirim uang sebesar Rp 1,5 juta dan sisanya akan diberikan langsung ketika Bagus dipulangkan.
Orang yang diduga menculik itu mengiyakan dan memberikan nomor rekening, namun setelah uang dikirim nomor tersebut tak bisa dihubungi.
Tak Ada Kabar dari Kepolisian
Meski kejadian sudah terjadi berbulan-bulan, pihak kepolisian belum memberikan kabar. Bahkan pihak keluarga sampai mengaku lelah berharap pada polisi.
Pada sebuah tangkapan layar yang dibagikan di Twitter, polisi malah meminta agar Adi, kakak Bagus untuk menjemput Bagus sendiri dan mengusahakan baik-baik.
Padahal Adi jelas-jelas tak tahu posisi Bagus sehingga minta bantuan polisi. Kemudian polisi malah meminta Adi menanyakan langsung pada ornag yang meminta tebusan soal lokasi Bagus.
"Tapi ada satu anggota yg mengatakan bahwa beliau sudah berhasil bertemu sosok Ardiles ini, beliau mengatakan bahwa Ardiles (nama pemilik rekening) ini backingannya cukup kuat sehingga tidak dapat lgsg diamankan. Menurut saya ini cukup aneh juga," tulis akun @woomitrash.
"Lalu ketika si Ardiles ini ditanya di mana posisi Bagus dan anak-anak lainnya, dia bilang tidak tau karena dia hanya sebagai perantara saja," tambahnya.
Meskipun cerita sudah viral di media sosial, namun hingga berita ini dibuat keluarga masih belum mendapatkan titik terang.
Akun @woomitrash juga menyatakan belum ada kabar dari kepolisian.
"Sejauh ini belum ada pihak kepolisian menghubungi. Hanya dari perwakilan Ombudsman Jateng yang menghubungi saya," ungkap @woomitrash saat dihubungi Suara.com melalui pesan langsun Twitter.
"Jadi keluarga akan datang ke kantor ombudsman jateng untuk menceritakan kronologi dan bukti-buktinya, dari ombudsman akan melakukan pendampingan juga," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian