Suara.com - Para arkeolog telah menemukan sebuah kota kuno yang berasal dari Kekaisaran Mittani sekitar 3.400 tahun yang lalu di Sungai Tigris di provinsi Duhok, Irak.
"Kami menemukan kota kuno berusia 3.400 tahun di distrik Semel Duhok yang berasal dari periode Mittani," kata Bekes Birifkani, direktur artefak sejarah dan budaya di provinsi Duhok, kepada wartawan, Senin pekan ini.
Dia mencontohkan kawasan itu dulunya berpenghuni hingga 1985, sebelum Bendungan Mosul dibangun pada 1990 dan membiarkan kawasan itu terendam air.
Dengan lebih dari 2.000 situs bersejarah telah ditemukan di kota sejauh ini, Birifkani mengatakan penggalian tahun ini juga memberikan hasil penting.
"Meskipun ribuan tahun telah berlalu, tembok dan strukturnya yang tingginya beberapa meter belum hancur," katanya.
Hassan Ahmed, kepala Badan Perlindungan Warisan Budaya Pemerintah Daerah Kurdistan Irak utara (KRG), mengatakan telah mengintensifkan pekerjaan sejak awal tahun karena surutnya air dari Sungai Tigris.
"Kami melakukan penggalian di sini dengan bantuan universitas Tubingen dan Freiburg Jerman. Ada banyak sisa bangunan di kota kuno ini dari periode Kekaisaran Mittani. Kota kuno yang kami temukan bernama Zahiko," ucap dia.
"Meskipun ribuan tahun, tembok dan bangunan setinggi beberapa meter belum hancur." (Sumber: Anadolu)
Berita Terkait
-
Penemuan Harta Karun di Makam Mesir Kuno, Ada Perhiasan hingga Jimat
-
Arkeolog Temukan Mumi dan Harta Karun di Mesir Berasal dari 500 Tahun Sebelum Masehi, ada 250 Peti dan 150 Patung
-
Tengkorak Manusia Berusia 8.000 Tahun Ditemukan Tak Sengaja Pembuat Kayak
-
Sebut Invasi Irak Brutal, Presiden AS George W. Bush Buru-buru Meralat: Maksud Saya Ukraina
-
Kritik Rusia, George Bush Keliru Sebut Ukraina Jadi Invasi di Irak
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?