Suara.com - Badan Intelijen Negara (BIN) terus menggalakkan vaksinasi di wilayah Bali agar masyarakat memiliki antibodi yang tinggi terhadap Covid-19.
Kepala BIN Daerah (Kabinda) Bali, Brigjen Pol Hadi Purnomo, mengatakan pihaknya bekerjasama dengan pemerintah setempat serta pemangku kepentingan lainnya terus melakukan akselarasi vaksinasi dosis booster.
Vaksinasi massal kali ini digelar di seluruh kabupaten/ kota, yaitu Kabupaten Bangli, Jembrana, Badung, Buleleng, Karangasem, Gianyar, Tabanan, Klungkung dan Kota Denpasar.
“Binda Bali terus mengejar capaian vaksinasi dosis booster di Pulau Dewata ini. Langkah preventif penyebaran Covid-19 ini terus digencarkan agar dapat mencegah terkena atau mengalami gejala Covid-19 berat,” kata Hadi, Rabu (1/6/2022).
Dia menyebut berdasarkan data Kementerian Kesehatan per Selasa (31/5/2022) menunjukkan, capaian vaksinasi di Bali untuk dosis satu dan dua sudah di atas rata-rata.
Utuk dosis pertama mencapai 116,48 persen dan dosis kedua mencapai 106,90 persen dari target 3.405.130 warga.
“Dan untuk dosis ketiga atau booster mencapai 56.44 persen. Maka itu, kami terus mengintesifkan vaksinasi agar capaian dosis booster bisa juga segera memenuhi target,” lanjutnya.
Oleh sebab itu, di mengajak masyarakat Bali untuk melengkapi vaksinasi covid-19 secara lengkap 2 dosis ditambah vaksinasi booster. Menurutnya, dosis booster sangat penting dalam menaikkan dan memperpanjang masa imunitas tubuh.
"Mari, warga Bali semuanya agar tetap melakukan vaksinasi Covid-19 secara lengkap; 2 dosis primer ditambah vaksinasi booster untuk mencegah penularan. Vaksin booster diperlukan untuk melindungi orang tua, anak-anak, dan kelompok masyarakat rentan lainnya," tandasnya.
Baca Juga: Epidemiolog Ungkap Pentingnya Vaksin Booster: Dosis Ketiga untuk Keluar dari Pandemi
Berita Terkait
-
Terpopuler Kesehatan: Tanda Kolesterol Tinggi Pada Kaki, Vaksin Booster Jalan Keluar dari Pandemi
-
Epidemiolog Ungkap Pentingnya Vaksin Booster: Dosis Ketiga untuk Keluar dari Pandemi
-
Kasus Covid-19 Kembali Bertambah di Kaltim, 5 Orang Dinyatakan Positif
-
Update Covid-19 Indonesia di Hari Pancasila: Kasus Positif Tambah 368 Orang, 183 Pasien Sembuh, 3 Jiwa Meninggal
-
CDC Keluarkan Peringatan Perjalanan Level 2 untuk Cegah Penyebaran Cacar Monyet, Apa Artinya?
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto