Suara.com - Kakak kandung Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, Yuslih Ihza Mahendra resmi merapat ke Partai Demokrat. Bergabungnya Yuslih diharapkan bisa memperkuat basis Demokrat di Bangka Belitung.
Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani menyampaikan, hari ini, Kamis (2/6/2022), Yuslih secara langsung menemui Ketua Bappilu Demokrat Andi Arief.
Pertemuan tersebut menegaskan sikap Yuslih bergabung dengan partai yang kini dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tersebut. Untuk diketahui sebelumnya, Yuslih merupakan kader PBB.
"Kehadiran Pak Yuslih Ihza Mahendra mantan Bupati Belitung Timur ini menegaskan bahwa beliau sudah menetapkan diri dan berketetapan hati untuk menjadi keluarga besar Partai Demokrat," kata Kamhar kepada wartawan, Kamis (2/6/2022).
Kamhar menyampaikan, Yuslih kekinian telah resmi memegang Kartu Tanda Anggota Partai Demokrat. Kamhar berharap dengan bergabungnya Yuslih berharap akan semakin menguatkan suara Demokrat di wilayah Bangka Belitung.
"Bergabungnya Pak Yuslih ini kami yakini akan semakin menguatkan Partai Demokrat di Bangka Belitung pada Pemilu 2024 nanti," katanya.
Untuk diketahui, Yuslih Ihza Mahendra pernah menjabat sebagai Bupati Belitung Timur pada pilkada tahun 2015 silam.
Ia kemudian memimpin Belitung Timur pada 2016 hingga 2021 Ia menggantikan posisi Basuri Tjahaja Purnama yang kala itu juga berkontestasi dalam Pilkada Belitung Timur.
Baca Juga: Demokrat Pertanyakan Efektivitas Kampanye 90 Hari: Memangnya Cukup?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel
-
WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney
-
Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus
-
Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen
-
Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU
-
Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'
-
'Ini Tidak Bisa Dilepas!', Nadiem Makarim Muncul Pakai Gelang Detektor di Sidang Korupsi Chromebook
-
KPK Duga Dua Ajudan Bantu Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terima Gratifikasi
-
Momen Prabowo Tatap dan Tunjuk Menkeu Purbaya di Depan Gunungan Uang Rp10 Triliun
-
Viral Isu Prostitusi Anak di Blok M Libatkan WNA Jepang, Polda Metro Jaya Turun Tangan