"Saya kira itulah alasan mengapa praktik dokter umum tidak menarik bagi mahasiswa kedokteran dan karenanya mengapa sulit untuk mengirimkan mahasiswa ke sana," kata Professor Ellwood.
"Bila memang sudah terjadi kekurangan dokter umum, dan dokter yang ada sudah sangat sibuk, dan harus bekerja keras untuk mendapatkan penghasilan memadai dari tempat praktik mereka, maka tentu lebih susah untuk menerima mahasiswa magang di tempat mereka."
"Sangat sibuk dalam 30 tahun terakhir"
Dokter umum Maria Boulton yang baru saja menjadi Presiden Ikatan Dokter Queensland (AMAQ) mengatakan dia khawatir dengan sistem layanan kesehatan saat ini yang 'kewalahan'.
Dia mengatakan bahwa sistem rabat Medicare harus dikaji ulang.
Medicare adalah sistem layanan kesehatan di Australia di mana dokter akan mendapat bayaran porsi tertentu dari negara dalam menangani pasien.
Jumlahnya bervariasi tergantung berapa lama konsultasi dan kapan konsultasi dengan pasien dilakukan.
"Kami sekarang ini sangat sibuk dan keadaan ini belum pernah terjadi sebelumnya," kata Dr Boulton.
"Saya berbicara dengan seorang dokter umum yang sudah bekerja selama 30 tahun terakhir dan mengatakan sekarang dalam masa paling sibuk dalam karier mereka."
"Praktik dokter umum baik di klinik maupun sendirian tidak mendapat perhatian pemerintah paling kurang dalam 10 tahun terakhir, dengan rabat Medicare tidak sesuai lagi dengan biaya untuk menyediakan layanan."
Baca Juga: Layanan Kedokteran Nuklir Satu-satunya di Indonesia Timur Hanya Ada di RSUD Bali Mandara
Dr Boulton mengatakan banyak dokter dan perawat di layanan primer ini yang sudah mengalami 'kelelahan' dalam bekerja.
"Kemarin saya berbicara dengan seorang para medis yang harus membawa pasien dari tempat praktik saya, dan dia stress dengan masa tunggu yang harus dialaminya ketika tiba di rumah sakit."
Para pakar mengatakan pemerintah harus menyadari mengenai pentingnya pelatihan bagi dokter umum.
"Perlunya pengakuan bahwa penting sekali bagi para dokter umum untuk mengalokasikan waktu guna mengajar para mahasiswa kedokteran," kata Professor Ellwood.
"Dengan itu, mungkin saja ada mahasiswa kedokteran yang kemudian mempertimbangkan untuk menjadi dokter umum sebagai karier yang bagus bagi mereka setelah lulus."
Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dari ABC News
Berita Terkait
-
AllianzGI Indonesia Perluas Akses Solusi Investasi Global Berbasis USD
-
Dari UMKM ke Standar Global, Ketika Industri Kosmetik Lokal Didorong Naik Kelas
-
Antisipasi Puncak Cuaca Ekstrem, BPBD Tebar 2,4 Ton Bahan Semai di Hari Keenam OMC
-
Bojan Hodak Bawa Kabar Baik Jelang Persib vs PSBS Biak, Apa Itu?
-
Wacana Polri di Bawah Kementerian Mengemuka, Yusril Tegaskan Masih Tahap Opsi Reformasi
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Pati dan Madiun Tanpa Pemimpin Pasca OTT KPK, Kemendagri Ambil Langkah Darurat
-
Antisipasi Puncak Cuaca Ekstrem, BPBD Tebar 2,4 Ton Bahan Semai di Hari Keenam OMC
-
Wacana Polri di Bawah Kementerian Mengemuka, Yusril Tegaskan Masih Tahap Opsi Reformasi
-
Ratusan Warga Serang Masih Mengungsi, Banjir Dominasi Bencana Hidrometeorologi
-
Drama Sidang Korupsi: Hakim Ad Hoc Walkout Tuntut Gaji, Kini Diperiksa KY
-
Antisipasi Jalan Rusak akibat Banjir, Dinas Bina Marga DKI Lirik Aspal 'Sakti' yang Bisa Serap Air
-
Pascabencana Bireuen, Mendagri Tito Tinjau Infrastruktur Jembatan
-
Keterlibatan TNI-Polri Jadi Petugas Haji 2026 Melonjak Drastis, Menhaj: Naik Hampir 100 Persen Lebih
-
Konflik Agraria Belum Usai, Legislator Gerindra Minta Pemerintah Buang Ego Sektoral demi Keadilan
-
Tunjangan Panitera Cuma Rp400 Ribu, DPR Peringatkan Bahaya: Kualitas Pengadilan Taruhannya!