Suara.com - Beredar video viral yang merekam aksi keji pelaku jambret ketika beraksi mengicar seorang anak di sebuah gang. Bocah laki-laki itu bahkan terseret hingga berdarah-darah karena hendak mempertahankan ponsel miliknya yang sudah beralih ke dua pelaku jambret yang berboncengan dengan menggunakan sepeda motor.
Video bocah terseret-seret oleh aksi pelaku jambret viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram, viralciledug yang dilihat Suara.com, Rabu (8/6/2022).
"Lagi !! BOCAH TERSERET KARENA PERTAHANKAN HANDPHONENYA DARI RAMPASAN JAMBRET!" demikian keterangan dari video yang diunggah akun tersebut.
Dalam video yang beredar, aksi jambret sadis itu terjadi di Jl H Sapri , Pondok Aren, Tangsel. Senin (6/6/2022) lalu. Korban disebut masih berusia delapan tahun.
"Korban ialah anak berusia 8 tahun, Lagi jaga toko karena ibunya mau melaksanakan sholat," sebut akun itu.
Disebutkan jika kedua pelaku berbagi peran. Memang tampak salah satu pelaku menunggu rekannya di atas motor tepat di depan gang. Akun itu juga menyebut jika, para pelaku beraksi dengan berpura-pura membeli sesuatu di toko yang sedang dijaga oleh korban.
"Tak lama kemudian ada dua orang pura pura beli , pas melihat ada kesempatan pelaku langsung rebut handphone korbannya."
Selain mengunggah rekaman video, akun tersebut juga menampilkan foto anak korban jambret yang sudah dalam kondisi luka-luka akibat mempertahankan handphone dari pelaku jambret yang berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor.
"Korban berusaha merebut kembali handphone miliknya namun nahas korban terseret dan mengalami luka luka di kakinya."
Baca Juga: Kisah Unik Geng Cewek Hamil Bareng Sahabat Sampai Dua Kali, Punya Anak Seangkatan Terus!
Menurut info dari akun tersebut, aksi jambret mengincar anak-anak ini merupakan kedua kalinya terjadi di kawasan Ciledug. Di hari yang sama, seorang bocah lain juga menjadi korban aksi jambret di Kelurahan Tajur, Ciledug.
Berita Terkait
-
Terenyuh! Murid Hanya Benar Jawab 3 Soal, Guru Lakukan Hal Ini Tenangkannya
-
Kisah Unik Geng Cewek Hamil Bareng Sahabat Sampai Dua Kali, Punya Anak Seangkatan Terus!
-
Terekam Kamera CCTV, Aksi Pria Curi Handphone Diduga Milik Pembeli yang Tertinggal di Toko Kelontong
-
Viral Acara Pernikahan Digelar Tanpa Izin di Tanah Orang, Dicibir Tidak Berkah
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak
-
Update RUU Perampasan Aset, Dasco: Komisi III Sedang Belanja Masalah dan Susun Draf RUU
-
Aksi Koboi Curanmor di Tanjung Duren Terekam CCTV, Polisi Ringkus Dua Pelaku
-
Pembangunan Huntap di Tapanuli Terus Berjalan, Kerangka Rumah dan Batu Bata Tersusun Rapi
-
TNI dan Warga Gotong Royong, Tempat Ibadah, dan Sekolah di Tapanuli dan Aceh Kinclong Lagi
-
Eros Djarot Kritik Pedas Kondisi Bangsa: Indonesia Menjadi Nation Without Values