Stretch mark adalah garis-garis yang bisa muncul di perut, payudara, pinggul, pantat, dan paha.
Dalam kacamata kesehatan, stretch mark ini timbul akibat robekan yang jauh di dalam lapisan kulit Anda. Oleh karenanya tidak ada obat yang mutlat untuk mengobati stretch mark.
Meski begitu, stretch mark bisa disamarkan dengan beberapa metode perawatan, seperti penjelasan berikut ini.
Yang pertama adalah dengan menggunaan pelembab, umumnya memakai krim yang berbasis asam hialuronat. Jika diterapkan pada tahap awal pembentukan maka stretch mark bisa memudar.
Metode kedua adalah terapi retinoid topikal. Bila bahan ini diaplikasikan pada tahap awal, yakni setiap malam selama 24 minggu, itu bisa membantu memudarkan stretch mark.
Namun patut diingat, metode ini menyimpan efek samping bila tidak digunakan sesuai petunjuk. Metode ini juga harus dihindari oleh perempuan hamil karena bisa berbahaya.
Bukan cuma dua cara itu, masih terdapat beberapa metode lain untuk memudarkan stretch mark lain, yang bisa dibaca selengkapnya di sini.
Berita Terkait
-
Viral Aksi Jambret HP di Ciledug: Pura-pura Jajan Incar Anak-anak di Gang, Korban Terseret hingga Luka-luka
-
Wadaw! Viral Lelaki 19 Tahun Bangga Pacaran dengan Wanita 76 Tahun, Warganet: Lebih Cocok Jadi Neneknya
-
Tega Banget! Seorang Customer Kirim Paket Ayam Tanpa Kandang, Kondisi Hewannya Memprihatinkan Bikin Miris
-
Terenyuh! Murid Hanya Benar Jawab 3 Soal, Guru Lakukan Hal Ini Tenangkannya
-
Viral! Nekat Curi Besi Senilai Rp 200 Juta demi Uang Panai, Pengantin Pria Diciduk Polisi Saat Akad Nikah
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?
-
Iran Endus Rencana Licik AS: Curiga Sabotase Perundingan dan Jadikan Israel Tameng
-
BRIN Kembangkan Teknologi Plasma, Mungkinkah Produksi Pupuk Lebih Ramah Lingkungan?
-
Gencatan Senjata Terancam Batal, Iran Bersumpah Bakal Hanguskan Seluruh Aset AS di Timur Tengah
-
Netanyahu Siap Negosiasi Langsung dengan Lebanon Usai Serangan Maut
-
Dinilai Lebih Hemat, Bisakah Energi Surya Gantikan PLTD dan Kurangi Impor BBM?
-
Hilang 2 Hari, Mobil Boks Curian Tiba-Tiba Muncul Terparkir di Jalan S Parman
-
Ramai Polemik Blokir Komdigi: Magdalene dan Kritik Warganet Dibungkam?
-
Menlu Iran Peringatkan Amerika Serikat Jangan Mau Jadi Pion Benjamin Netanyahu
-
KPI Dorong Perempuan Jadi Pengawas Kebijakan Publik, Bukan Sekadar Partisipan