Suara.com - Kasus penjambretan yang terjadi di Gang Niman Kelurahan Cijantung Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur (Jaktim) tidak hanya terjadi kali ini saja. Nurmansyah, orang tua N bocah perempuan berusia tujuh tahun yang menjadi korban penjambretan di Gang Niman, mengungkapkan kasus serupa pernah terjadi di sekitar tempat tinggalnya.
Dia mengemukakan, modus pelaku pun nyaris serupa, yakni mengendarai sepeda motor dan beraksi pada siang hari ketika situasi lingkungan tempat tinggalnya sepi.
Ia menuturkan, peristiwa tersebut sebelumnya terjadi sekitar lima bulan lalu. Saat itu, barang yang diambil pelaku berupa telepon genggam.
"Anak-anak di depan rumah main handphone," kata Nurman saat ditemui Suara.com di lokasi, Kamis (9/6/2022).
Tak hanya handphone, hewan peliharaan juga turut menjadi target pencurian. Pelakunya juga datang mengendarai sepeda motor.
"Kemudian ada juga yang ambil kucing anggora juga," kata Nurman.
Sebelumnya diberitakan, Nurmansyah mengungkapkan barang yang dirampas dari anaknya berupa kalung emas putih seberat empat gram yang ditaksir mencapai Rp4 juta.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar 11.43 WIB pada Rabu (8/6/2022). Ketika itu, situasi di depan rumahnya sedang sepi. Sedangkan, N sedang bermain bersama teman-temanya tepat di halaman rumahnya. Namun, tiba-tiba putrinya berteriak.
"Habis kejadian dia langsung teriak, mama, mama gitu," tutur Nurmansyah.
Baca Juga: Jambret Kalung Anak di Cijantung Ternyata Sempat Ditegur Emak-emak, Pelaku Pura-pura Jajan Sosis
Seperti terlihat dalam rekaman CCTV yang viral di media sosial, Nurmansyah sempat melihat kedua pelaku.
"Saya lihat, saya keluar tapi pagar di gembok, saya mutar dari belakang, tapi mereka sudah kabur," ujar Nurman.
Sementara itu, Kapolsek Pasar Rebo Kompol Agung sudah mendatangi lokasi. Dia mengatakan, mereka meminta orang tua korban untuk membuat laporan agar bisa dilakukan proses penyelidikan.
"Datangi TKP walaupun belum ada laporan. Kami minta untuk korban datang ke Polsek membuat laporan agar kami bisa menindaklanjutinya," kata Agung ditemui Suara.com di lokasi.
Aksi pelaku jambret yang menyasar anak kecil itu terekam kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di salah satu rumah warga.
"Aksi jambret perhiasan anak kecil terekam CCTV di Gg Niman dekat bidan wahyu Kel Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (08/06) Pukul 11.43 WIB," demikian keterangan video seperti dikutip Suara.com lewat akun Instagram, kabar.jaktim.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi