Suara.com - Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, mengatakan, Pilpres 2024 harus melahirkan pemimpin yang kuat dan berwibawa, serta memahami geopolitik internasional untuk menjamin pertahanan dan keamanan negara. Menurutnya, keutuhan negara dan keselamatan rakyat harus diutamakan.
Hal itu disampaikan Muzani saat menghadiri deklarasi dukungan DPC Gerindra Kota Metro, Lampung, kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2024. Deklarasi ini turut dihadiri para petani, pegiat UMKM, serta masyarakat Kota Metro, Lampung.
Muzani memaparkan, masalah lain yang timbul akibat dari peperangan adalah soal pangan. Sejumlah komoditas ini telah mempengaruhi ketahanan pangan kita seperti minyak bumi, minyak goreng, gandum, batu bara, dan sumber pangan lainnya. Selain alutsista, pangan menjadi salah satu sumber pertahan negara.
"Maka salah satu konsern Pak Bowo adalah pangan, sektor pertanian, perkebunan, perikanan, beliau menganggap hal ini bisa menjadi sumber kekuatan pertahanan negara. Apalagi situasi dunia saat ini kita dihadapkan dengan ancaman krisis pangan yang serius. Bahkan di beberapa negara telah menjadi problem politik," kata Muzani dalam keterangannya dikutip Senin (13/6/2022).
Ia menyampaikan, saat ini arus dukungan di akar rumput kepada Prabowo sangat besar. Menurutnya, hal itu karena Prabowo sangat memahami persoalan yang dihadapi oleh rakyat, seperti pertanian, perikanan, perkebunan, ketenagakerjaan, dan UMKM.
"Sesungguhnya masalah pribadi beliau sudah selesai. Kebutuhan beliau rasanya sudah terpenuhi. Namun beliau merasa pangabdiannya pada bangsa dan negara belumlah bisa maksimal. Karena menurut beliau, pengabdian tertinggi dari seorang warga negara adalah memberi bakti kepada bangsa dan negara," tuturnya.
"Itu yang terus dipesankannya kepada kader Gerindra agar tak pernah surut dalam berbakti kepada negara. Itu sebabnya kami meminta beliau maju dalam pilpres 2024," sambungnya.
Lebih lanjut, Wakil Ketua MPR RI itu mengungkapkan, Prabowo memiliki komitmen yang kuat untuk menjadikah lahan-lahan yang ada di Indonesia untuk sumber-sumber pangan.
Ia mengatakan, program ini ke depan juga sebagai langkah strategis dalam menguatkan ketahanan pangan serta menjaga harga-harga sembako tetap stabil.
Baca Juga: Survei SMRC: Start Ganjar Pranowo Menuju Pilpres 2024 Lebih Kuat Dibanding Jokowi pada 2014 Lalu
"Salah satu kekuatan negara bahwa kita harus memiliki sumber-sumber pangan yang kuat. Lahan kita luas, petani kita hebat, yang tidak ada di kita adalah menghargai atas hasil pertanian itu. Meskipun Pak Prabowo Menteri Pertahanan, tapi beliau sangat serius untuk mengatasi masalah swasembada pangan kita," imbuh dia.
Berita Terkait
-
Survei SMRC: Start Ganjar Pranowo Menuju Pilpres 2024 Lebih Kuat Dibanding Jokowi pada 2014 Lalu
-
Cak Imin Ingin Gandeng Sri Mulyani Jadi Cawapres di Pilpres 2024
-
Muhaimin Iskandar Ingin Sri Mulyani Jadi Cawapres Pasangannya di Pilpres 2024
-
Deklarasi Dukungan Prabowo Subianto Capres 2024 di Lampung, Partai Gerindra Bahas Ketahanan Pangan
-
Lirik Sejumlah Menteri Jokowi, Cak Imin 'Naksir' Sri Mulyani Jadi Cawapres
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?