Suara.com - D (57), pria paruh baya yang menjadi maling celana dalam wanita di Jalan Bangka Raya, Gang Satria RT. 07 RW. 11, Pela Mampang, Jakarta Selatan akhirnya ditangkap warga setelah aksinya dipergoki korban. Ternyata, pria bau tanah itu sudah berkali-kali melancarkan aksi pencurian celana dalam wanita yang berada di jemuran.
Hal itu diungkapkan korban bernama Mursiah (55) saat ditemui Suara.com di kediamannya, Senin (13/6/2022). Mursiah pun menceritakan saat dirinya memergoki pelaku pencurian celana dalam tersebut. Bahkan aksi Kakek D sempat viral setelah video amatir warga merekam aksi pelaku dan disebarkan ke media sosial.
Mursiah mengaku, celana dalam yang dia jemur di sebuah tiang yang membentang di antara tembok dan pagar yang berada di Gang Satria kerap lenyap tanpa jejak. Jumlahnya pun tidak sedikit karena kejadian pencurian tersebut terjadi berulang kali.
Singkat kata, Mursiah yang sudah gerah dengan peristiwa kehilangan itu mencoba berjaga-jaga dan mengamati. Kala itu, dia berada di bagian belakang rumahnya -- yang juga kerap dijadikan tempat menjemur.
Tidak lama berselang, melintaslah pelaku D menggunakan sepeda motor jenis Honda Vario dan berhenti di bagian belakang rumah Mursiah. Karena curiga, Mursiah mencoba bertanya mengenai maksud dan tujuan pria tersebut.
Usir Korban
Kepada Mursiah, D mengaku hanya hendak melihat ayam. Bahkan, pelaku sempat mengusir Mursiah agar kembali ke rumahnya.
"Saya tanya, 'bapak mau ke mana nih Pak?' Dia bilang: 'Saya mau lihat-lihat saja, lihat ayam'. Terus saya malah diusir. Ibu sana pergi duluan. Saya enggak mau pulang, kan ini di rumah saya," kata Mursiah.
Tidak berselang lama, D langsung mengambil beberapa celana dalam yang Mursiah jemur sejak pagi. Sontak, Mursiah langsung berteriak agar mengundang perhatian warga untuk mengejar sang pelaku.
Baca Juga: Bikin Resah Emak-emak hingga Viral, Maling Celana Dalam Wanita di Pela Mampang Ternyata Kakek-kakek
Dalam peristiwa itu pula, D belum sempat meraih barang yang hendak dicuri karena tersangkut di tiang jemuran. Warga lainnya yang mendengar teriakan tersebut langsung mengejar dan menangkap pelaku.
"Akhirnya nggak kena celana dalamnya, nyangkut ke gantungan. Dia enggak bisa ngambil. Terus saya teriak orang lapangan datang negreb dia," ucap Mursiah.
Warga kemudian menginterogasi pelaku untuk mengakui perbuatannya. D semula mengelak karena tidak ada barang bukti yang menyatakan kalau dia telah mencuri celana dalam.
Mursiah mengatakan, dia langsung menunjukkan barang bukti berupa video yang direkam oleh anaknya, Mia (30) beberapa bulan lalu. Kepada wartawan, Mursiah juga mengaku sudah ada 9 celana dalam miliknya yang raib.
"Dia bilang: 'mana buktinya?' Saya bilang ada di-videoin sama anak saya. Saya heran awalnya saya jemur celana dalam ke mana mulu, tidak ada," papar Mursiah.
Mia selaku anak Mursiah menambahkan, pelaku D kerap menunjukkan gerak gerik mencurigakan ketika melintas di Gang Satria. Kata dia, pelaku D kerap berhenti tepat di bawah jemuran warga.
Berita Terkait
-
Bikin Resah Emak-emak hingga Viral, Maling Celana Dalam Wanita di Pela Mampang Ternyata Kakek-kakek
-
Santai Ambil Pakaian Dalam Di Jemuran, Aksi Maling Celana Dalam Terekam Kamera CCTV Di Pela Mampang
-
Maling Celana Dalam Perempuan Tebar Teror di Sukabumi, Korbannya Capai Puluhan Orang
-
Pemuda Banyuwangi Embat Puluhan Celana Dalam Perempuan, Pengakuannya Mengejutkan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Rektor Ditangkap KPK: Maba Korban Pemerasan Harus Diselamatkan?
-
Karhutla Kembali Kepung Kalimantan, Ini Dampaknya bagi Iklim
-
Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
-
Kabut Asap Selimuti Palembang, Warga Tetap CFD: Sehat atau Malah Berisiko?
-
Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City
-
Inter Milan Kunci Lautaro Martinez, Barcelona Harus Gigit Jari
-
AMAN Kalbar Minta Karhutla Ditangani Objektif, Jangan Kriminalisasi Masyarakat Adat
-
Tarif Parkir Rp60 Ribu Jakarta: Bukan soal Angka, tapi Kepercayaan
-
Viral Catatan Seskab Teddy Soal Karhutla Bikin Publik Geram: Siapa yang Gak Beradab?
-
Ditolak Kerja, Sakit Hati Pemuda Ogan Ilir Berujung Kebakaran 4,5 Hektar Lahan Tebu