Suara.com - Bupati Kabupaten Manokwari Hermus Indou tegas menyatakan aktivitas penambangan emas tanpa izin atau ilegal di Kampung Wasirawi Distrik Masni, merugikan negara dan Pemerintah Daerah setempat.
Hal itu disampaikan Hermus, merespon lemahnya penegakan hukum terhadap kelompok pemodal yang masih berlindung dibalik izin masyarakat lokal untuk memuluskan bisnis gelap tersebut.
"Dari aspek pendapatan daerah, Kabupaten Manokwari sangat dirugikan. Diduga, puluhan miliar rupiah hasil penambangan ilegal itu dinikmati oleh kelompok pemodal dan oknum-oknum yang terlibat sebagai beking," tukas Hermus Indou di Manokwari, Selasa (14/6/2022).
Bupati juga mengatakan bahwa dari aspek lingkungan, kegiatan penambangan emas ilegal itu diduga turut merambah hutan alam sekitar bantaran sungai, bahkan diduga kegiatan itu turut mencemari sungai akibat zat kimia yang digunakan.
"Aspek lingkungan yang paling berpotensi terjadi adalah bencana banjir, dan menjadi ancaman serius bagi penduduk dua Distrik yaitu Prafi dan Masni yang berada di dataran rendah" ujar dia.
Sebelumnya di tempat terpisah, Tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Papua Barat pada 16 April 2022 telah melakukan penangkapan terhadap 46 pekerja tambang emas ilegal, 31 orang diantaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Diketahui, penangkapan hingga penetapan tersangka oleh aparat Kepolisian di daerah ini belum memberikan efek jera terhadap pemodal dan pekerja tambang emas ilegal itu. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?