Suara.com - John Wempi Wetipo resmi menjabat Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) setelah dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara pada Rabu (15/6/2022) siang ini. Wempi sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Wamen PUPR).
Dari harta kekayaan yang dimiliki Wempi dari situs LHKPN milik KPK, tercatat Rp65,33 miliar. Laporan itu dibuatnya untuk periodik tahun 2020 ketika masih menjabat sebagai Wamen PUPR.
Dari rincian total kekayaan milik Wempi, untuk tanah dan bangunan tersebar di sejumlah wilayah. Tercatat ada 12 tanah dan bangunan di Jayawijaya. Sedangkan, satu di Makassar.
Kemudian, untuk harta bergerak seperti transportasi Wempi memiliki satu unit mobil Toyota Kijang, Jeep Wrangler, Toyota Fortuner, Jeep, Mitsubishi Outlander Sport, dan Motor Yamaha dengan total mencapai Rp4,01 miliar.
Selanjutnya, harta bergerak lainnya mencapai Rp563 juta. Kas dan setara kas senilai Rp513,9 juta. Terakhir, harta lainnya Wempi memiliki Rp52,92 miliar.
Sehingga, total kekayaan Wempi keseluruhan mencapai Rp65,33 miliar.
Seperti diketahui, Jokowi telah melakukan perombakan atau reshuffle menteri dan wakil menteri Kabinet Indonesia Maju. Rencana pelantikan pun akan digelar di Istana Kepresidenan pada Rabu 15/6/2022, hari ini.
Selain Wempi, Wakil Menteri yang masuk Kabinet Indonesia Maju yakni, Raja Juli menjabat Wamen ATR; Afriansyah Noor menjabat Wamen Ketenagakerjaan.
Sedangkan, Menteri Perdagangan dijabat Zulkifli Hasan menggantikan Muhammad Lutfi. Untuk Menteri ATR dijabat Hadi Tjahjanto menggantikan Sofyan Djalil.
Baca Juga: Langsung Lari saat Dapat Panggilan dari Jokowi, Hadi Tjahjanto Kini Resmi Jadi Menteri
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
3 Poin Utama Perjanjian Militer AS-Indonesia, Disepakati Menhan Sjafrie dan Hegseth
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal