Suara.com - Rangkaian proses pemakaman putra dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, telah selesai berlangsung pada, Senin (13/6/2022) pagi hingga pukul 12.00 WIB kemarin. Saat ini, masyarakat umum atau pihak yang ingin melakukan ziarah kubur ke makam Eril sudah diperkenankan untuk memasuki area makam. Untuk itu, peziarah dihimbau untuk mentaati aturan ziarah ke makam Eril.
Seperti yang telah diketahui, Eril dimakamkan di kompleks Islamic Centre Baitul Ridawan yang merupakan lahan pribadi milik keluarga yang terletak di Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Sejak kedatangan jenazah Eril dari Swiss hingga pemakamannya, antusiasme masyarakat untuk berziarah sangatlah tinggi. Keluarga besar Ridwan Kamil pun mempersilahkan masyarakat untuk berziarah ke makam Eril dan memberikan doa untuknya.
Aturan Ziarah ke Makam Eril
Masyarakat dapat melakukan ziarah ke makam Eril mulai hari Selasa sampai dengan Minggu (14-19/6/2022) pada pukul 08.00 WIB hingga 17.00.
Kendati saat ini dibuka untuk umum, pihak keluarga dan petugas yang berjaga menetapkan beberapa peraturan bagi maayarakat yang ingin berziarah.
Beberapa aturan tersebut antara lain yaitu masyarakat harus tertib dan tidak datang berbondong-bondong saat mengunjungi makam Eril.
Pihak keluarga bersama petugas pun membatasi jumlah peziarah yakni hanya 10 orang dalam kurun waktu 10 menit. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi penumpukan di area pemakaman.
Masyarakat yang berziarah dihimbau untuk tidak mengambil foto selfie di makam Eril. Aturan ini diterapkan dengan dasar untuk menjaga privasi keluarga atas dasar empati karena masih dalam keadaan berduka.
Baca Juga: Pesan Cinta Ridwan Kamil Usai Memakamkan Eril: 14 Hari yang Panjang
Kapolresta Bandung, Kombes Kusworo Wibowo mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Mengingat bahwa belakangan ini telah terjadi kenaikan jumlah kasus Covid-19 akibat munculnya subvarian Omicron ternaru yaitu BA.4 dan BA.5.
Masyarakat juga dihimbau untuk menjaga barang bawaan pribadi. Seperti saat memarkir kendaraan, pastikan terparkir di tempat yang aman dan dikunci ganda.
Selain itu, dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas pihak kepolisian pun telah menyebar sejumlah aparat gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan Satpol PP di beberapa titik.
Salah satu titik penjagaannya berada di area lokasi pemakaman Eril yang dijaga oleh 7 orang petugas untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan.
Diketahui sebelumnya, usai sampai di Indonesia pada Minggu, 12 Juni 2022 jenazah anak Ridwan Kamil dibawa ke Gedung Pakuan, Bandung untuk disemayamkan dan disalatkan. Kemudian dikebumikan pada keesokan harinya.
Antusiasme masyarakat sangatlah tinggi untuk berziarah. Mulai dari masyarakat biasa, penjabat, dan sejumlah tokoh penting datang berziarah hingga ikut mengiringi kepergian jenazah Eril.
Berita Terkait
-
Pesan Cinta Ridwan Kamil Usai Memakamkan Eril: 14 Hari yang Panjang
-
11 Potret Rumah Botol Ridwan Kamil, Tempat Tinggal Almarhum Eril Semasa Hidup
-
Didoakan Banyak Orang, Ternyata Ini Amalan yang Dilakukan Eril Semasa Hidupnya Menurut Aa Gym
-
Pengakuan Satpam Gedung Pakuan Tersebar, Ungkap Kebiasaan Perilaku Baik Eril Tiap Hari
-
Ridwan Kamil Tanggapi Kocak Komentar Ibu-ibu yang Minta Diadopsi, Publik Salut: Broadcaster of Happiness
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya