"Ter the best emang abang ojol," komentar warganet.
"Semoga mereka selalu dilindungi," ujar warganet.
"STM vs ojol?" celetuk warganet.
"Polisi pada kemana ya?" sindir yang lainya, meski bisa jadi polisi memang sedang tidak berjaga di area tersebut.
Video aksi heroik driver ojek online ini bisa disaksikan selengkapnya di sini.
Bukan Tawuran Bersajam Pertama yang Terjadi di Tebet
Pada Kamis (9/6/2022) minggu lalu, sekelompok pelajar juga melakukan tawuran di dekat Stasiun Tebet dan juga menggunakan senjata tajam.
Bahkan mereka tetap saling serang dengan memakai celurit hingga saling melempar batu atau benda lain, tidak peduli meski saat itu tengah turun hujan.
Pelajar yang Terlibat Tawuran Bisa Dipidana
Baca Juga: Detik-Detik Driver Ojol Gagalkan Aksi Tawuran Pelajar SMA di Jakarta
Mengutip hukumonline.com, salah satu kasus tawuran berdarah di Kemayoran, Jakarta Pusat pada 19 Mei 2022 kemarin berujung dengan jeratan pidana untuk para pelakunya.
Polisi menerapkan Pasal 358 KUHP untuk menjerat pelaku sekaligus menegaskan pelaku tawuran dan perkelahian bersama-sama akan diproses hukum.
Pasal 358 KUHP sendiri menekankan setiap orang bertanggung jawab bila ikut serta dalam penyerangan atau perkelahian yang melibatkan beberapa orang.
Sebagai contoh, bila penyerangan atau perkelahian berkelompok itu menyebabkan seorang mengalami patah hidung, maka semua yang ikut serta harus bertanggung jawab.
Mereka yang sengaja turut serta dalam penyerangan atau perkelahian berkelompok, masing-masing bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukan dan akan diancam:
- Pidana penjara paling lama 2 tahun 8 bulan, jika akibat penyerangan atau perkelahian itu ada yang luka-luka berat.
- Pidana penjara paling lama 4 tahun jika akibatnya ada yang mati.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Tawuran Pecah Lagi di Stasiun Tebet, Aksi Heroik Driver Ojol Bawa Galah Bikin Para Pelajar Kocar-kacir
-
Sampai Kapan Taman Tebet Eco Park Ditutup Sementara?
-
Pemprov DKI Tutup Sementara Tebet Eco Park, PDIP: Bukti Perencanaan Tak Matang
-
Tawuran Pelajar Bawa Sajam Pecah di Jembatan Musi VI Palembang, Netizen Ramai Menghujat: Sekolah Kok Seperti Ini
-
Cegah Tawuran Susulan Warga Vs Preman di Jatinegara, Tentara dan Polisi Dirikan Posko Pengamanan di Rawa Bunga
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter
-
Pakar Ungkap Alasan Iran Tak Terkalahkan: AS Ingin 'Total Surrender', Iran Balas dengan 'Total War'!
-
Demi Hemat Anggaran, Nyala Lampu dan AC di Gedung DPR Dibatasi hingga Jam 8 Malam
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Donald Trump Blokade Minyak Kuba, Raul Castro Turun Gunung
-
Mendagri-Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Humbahas, Target Perbaikan Rumah di Sumut Naik Drastis
-
Beda Versi TNI dan Polri, Penanganan Kasus Andrie Yunus Dianggap Kental Bernuansa Politis