Suara.com - Tersebar di media sosial video aksi seorang pedagang keliling yang mencuri paket barang yang tergeletak di depan rumah warga.
Salah satu akun Instagram yang mengunggah video tersebut adalah @underc0ver.id. Akun Instagram ini mengunggah video tersebut pada Kamis (16/06/22) kemarin.
Dalam video unggahan tampak seorang pria yang membawa kotak yang diduga berisi dagangannya sedang berjalan keliling perumahan warga.
Ia awalnya hanya berjalan melewati beberapa rumah-rumah warga. Namun sepertinya pria ini melihat paket barang yang tergeletak di bagian belakang gerbang rumah warga.
Akhirnya ia berjalan kembali ke arah rumah tersebut dan mengambil paket barang yang tergeletak di belakang gerbang rumah melalui celah yang ada di gerbang tersebut.
Pelaku pencurian ini tampaknya merupakan seorang yang teliti, karena bisa melihat paket barang yang dicurinya dari celah kecil gerbang rumah.
Setelah berhasil mengembat barang tersebut, pria ini kemudian pergi berjalan menjaugi rumah tersebut.
Pria pelaku pencurian ini sepertinya tidak menyadari bahwa ada kamera pengawas yang dipasang di bagian halaman rumah ini, sehingga ia berani melakukan aksi pencuriannya.
Beragam komentar dilayangkan netizen dalam unggahan ini.
Baca Juga: Viral Video Komplotan Copet Beraksi Curi HP Milik Pengunjung Mal
"Nggak kebayang urusannya ketika abang kurirnya udah ngirim, tapi belum dikonfirmasi karena paketnya belum keterima oleh yang punya," ungkap netizen.
"Mudah-mudahan isisnya daster itu paket," kata netizen.
"Kurir paket, lain kali dilemparnya mendekati pintu rumah aja. Jadi agak masuk ke dalam, jangan dekat pintu gitu," saran netizen.
"Buang abang kurir juga tolong agak dijauhin lagi paketnya," saran lainnya.
"Udah bagus-bagus jualan halal. Eh, rezekinya dia kotori sendiri," tambah netizen.
Sampai saat video unggahan ini telah ditayangkan sebanyak 78 ribu kali, dan mendapatkan sejumlah 2 ribu suka, serta ratusan komentar dari netizen.
Berita Terkait
-
Viral Video Komplotan Copet Beraksi Curi HP Milik Pengunjung Mal
-
Belum Usai Remaja Hadang Truk, Kini Viral Aksi Sejumlah Bocah Nekat Tidur Telentang di Tengah Jalan
-
Tetap Jadi Ceramah, 7 Fakta Viral UAS Ditolak Hadiri Tabligh Akbar di Jonggol
-
Anggap Norak Orang yang Bereskan Piring Usai Makan di Restoran, Anonim Ini Malah Kena Serang Publik
-
Kursi KRL Dibuat Duduk Tas saat Ada Penumpang Lain Berdiri, Si Perekam Berakhir Dihujat Karena Hal ini
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Profil Bripda Muhammad Rio: Eks Brimob Polda Aceh yang Membelot Jadi Tentara Rusia
-
KPK Soroti Pengadaan 105 Ribu Mobil India Mahindra oleh Agrinas: Waspada Praktik Pengondisian
-
Cak Imin Pastikan Bantuan BPJS Tepat Sasaran, Masyarakat Miskin Tetap Bisa Berobat
-
Komisi XII DPR Minta ESDM Hitung Akurat Kebutuhan Energi Ramadan-Lebaran: Jangan Ada Kurang Pasokan
-
Seorang Pemotor Tewas Usai Tertemper Kereta Bandara di Perlintasan Kalideres Jakbar
-
Komisi III DPR Beri Deadline 1 Bulan ke Kapolri, Ambil Alih dan Sikat Habis Oknum Polisi Bermasalah!
-
Sekretaris Eks Mendikbudristek Sebut Nadiem Makarim Larang Rekam Semua Rapat Daring
-
Saksi Sebut Nadiem Makarim Transfer ke 5 Stafsus Pakai Uang Pribadi
-
Bikin Publik Kecewa, Dasco Langsung Minta Pemerintah 'Rem' Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India!
-
Dedi Mulyadi Jemput 13 Korban LC di NTT, Pastikan Proses Hukum Tetap Berlanjut!