Bila dijumlah, kerugian yang ia alami bisa mencapai Rp300 juta. Angka itu belum termasuk uang yang diambil Ahnaf alias Era yani sebesar Rp67 juta yang sebelumnya ingin ia gunakan untuk pengobatan ibunya.
"Kalau materi, saya tertipu Rp 300 juta. Barang-barang saya juga diambilnya," kata perempuan yang tak mau disebut nama aslinya tersebut.
4. Awal perkenalan dari kencan online
Ketika sidang digelar, Jaksa penuntut umum memberikan pertanyaan pada si istri yang tidak mau disebut namanya perihal awal mula mereka berdua berkenalan.
Ia pun menjawab pertanyaan yang diajukan jaksa penuntut umum, dan menceritakan jika awalnya mereka berdua bertemu di aplikasi kencan online.
Saat itu ia mengenal pria tersebut dengan nama Ahnaf Arif, setelah diketahui nama sebenarnya adalah Era Yani.
"Dia pakai nama Ahnaf Arrafif. Ternyata sekarang saya baru tahu nama dia itu Era Yani."
5. Menikah selama 10 bulan tanpa berhubungan badan
Pada awal pernikahan, si istri tidak mencurigai gelagat Ahnaf Arif alias Era Yani. Selama pernikahan, si istri pernah menanyakan perihal tonjolan yang ada di dadanya, namun denggan kelihaiannya Ahnaf mengatakan pada istrinya jika ia mempunyai kelainan hormonal.
Baca Juga: Viral Diundang Nikahan Teman Masa Kecil, Kostum Para Pria Ini Jadi Sorotan
Istrinya juga mengungkapkan bahwa selama pernikahan, mereka melakukan hubungan badan. Namun, selama itu, ia tidak diizinkan meluhat alat kelamin pelaku. Matanya ditutup kain panjang dan lampu selalu dimatikan.
6. Ahnaf alias Era Yani dijerat pasal berlapis
Sang istri mulai sadar setelah orangtuanya melaporkan Ahnaf ke polisi, sang ibu melaporkan Ahnaf sebagai penipu gelar pendidikan.
Seiring dengan pelaporan tersebut, kedok Ahnaf Arif alias Era Yani mulai terbongkar. Ia telah dijadikan tersangka dan dijerat pasal 93 Juncto dan pasal 28 ayat 7 Undang-Undang nomor 12 tahun 2012 tentang penipuan gelar pendidikan tinggi.
7. Kisah pasangan sesama jenis ini viral di media sosial
Kisah pernikahan sesama jenis ini ramai dibicarakan di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @/Palembang_lapor.
Berita Terkait
-
Viral Diundang Nikahan Teman Masa Kecil, Kostum Para Pria Ini Jadi Sorotan
-
Viral Bidan Joget TikTok Depan Pasien Sedang Kontraksi, Ketua IBI Angkat Bicara
-
Perempuan Ini Rela Jual Suami Rp 15 Juta di Lowongan Cari Teman Pria Untuk Liburan ke Bali
-
Viral Diduga Oknum Bonek Nekat Masuk Stadion GBLA dengan Cara Ilegal, Warganet: Pak Ladusing Mana?
-
Video Viral Pelanggan Marah karena BBM Mobilnya Salah Isi, Petugas SPBU sampai Dikejar-kejar
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Kapan TNI Ditarik dari Pasukan Perdamaian PBB di UNIFIL?
-
Trump Klaim Menang Telak di Iran Saat Gencatan Senjata Mulai Berlaku Bagi Militer Amerika Serikat
-
China Veto Resolusi Selat Hormuz Karena Ogah Legalkan Aksi Militer Ilegal AS dan Israel
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital